BIZAM dukung kelancaran Operasional Penerbangan Haji NTB 2026
Praya-Spektroom : PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) siap mendukung kelancaran operasional penerbangan jemaah haji Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 yang terbagi dalam 15 kelompok terbang (kloter).
“Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, BIZAM akan melayani keberangkatan jemaah haji Provinsi NTB yang terbagi dalam 15 kloter, dengan jadwal pemberangkatan mulai 22 April hingga 10 Mei 2026,” ujar General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, Senin (20/4/2026).
Rincian jadwal keberangkatan embarkasi haji Lombok tahun 2026 dimulai dari Kloter 1 pada 22 April 2026 yang diisi jemaah calon haji Lombok Timur, dan kloter terakhir pada 10 Mei yang merupakan Kloter 15 Gabungan yang diisi oleh jemaah calon haji asal Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Kota Mataram.
Sebanyak 15 kloter jemaah haji tersebut akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Kloter 1 hingga kloter 11 dijadwalkan terbang menuju Madinah, sementara kloter 12 hingga kloter 15 menuju Jeddah. Seluruh penerbangan haji embarkasi Lombok dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia.
Sebagai upaya untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan haji tahun 2026, pihak bandara melakukan berbagai persiapan serta koordinasi dengan instansi dan stakeholder terkait, antara lain Otoritas Bandara Wilayah IV, Kementerian Haji dan Umrah, TNI/Polri, Perum LPPNPI, Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Garuda Indonesia.
“Persiapan tersebut mencakup pengecekan fasilitas, kesiapan personel serta penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait agar seluruh proses operasional dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Aidhil.
Selain itu, simulasi penerbangan embarkasi dan debarkasi dilaksanakan pada 15 April 2026 untuk memastikan kesiapan fasilitas bandara, personel, prosedur operasional, serta rencana kontingensi dalam menghadapi kondisi darurat.
“Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh infrastruktur dan fasilitas BIZAM dalam kondisi siap dan mumpuni. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran perjalanan jemaah haji sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air,” imbuhnya.