BKKBN Maluku Utara Edukasi Pencegahan Stunting Kepada Siswa SMK Negeri 5 Tidore Kepulauan
Tidore-Spektroom : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting dan Program Prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga kepada siswa SMK Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Apriani, SE selaku Ketua Tim Kerja Bina Keluarga Remaja (BKR), GATI dan GENTING BKKBN Maluku Utara sebagai fasilitator.
Dalam pemaparannya bertajuk Cegah Stunting, Investasi Masa Depan Bangsa, ia menjelaskan bahwa stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang.
"Upaya percepatan penurunan stunting dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif secara terintegrasi, sebagai bagian dari langkah strategis menuju Visi Indonesia Emas 2045," ujar Apriani.
Selain itu, ia juga menyoroti berbagai persoalan remaja saat ini seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular, serta penyalahgunaan Napza.
Kegiatan ini secara khusus difokuskan kepada siswa perempuan yang dipandang sebagai calon pengantin di masa depan, sehingga penting untuk dibekali pengetahuan kesehatan reproduksi sebagai langkah pencegahan stunting dari hulu.
Dalam kesempatan tersebut, Apriani turut mendorong pihak sekolah untuk membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah edukasi dan layanan konseling bagi siswa.
Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Lansia Berdaya, Super Apps tentang Keluarga, MBG3B, serta Gerakan Indonesia ASRI.
Kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Stunting dan CKG: Siswa Sehat, Bangsa Cerdas ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi PMII ke-66 yang diinisiasi oleh PKC PMII Maluku Utara.
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Polda Maluku Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, serta Kepala SMK Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan.