BKMT Bukittinggi Salurkan Bantuan Produktif Korban Kebakaran
Bukittinggi-Spektroom : Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan modal usaha produktif berupa satu unit gerobak dan satu paket alat perbengkelan kepada warga terdampak musibah kebakaran beberapa bulan lalu. Penyerahan bantuan berupa 1 unit gerobak nasi goreng beserta perlengkapan memasak lengkap tersebut berlangsung di Sekretariat Baru BKMT Kota Bukittinggi (Gedung MUI), Rabu (26/8/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, S.H.I., M.A., dengan didampingi jajaran pengurus lainnya. Program kepedulian sosial ini terlaksana atas kolaborasi BKMT Kota Bukittinggi bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ashpen.
Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan telah melewati proses verifikasi dan survei lapangan secara matang agar benar-benar tepat sasaran.
"Setelah dilakukan survei, kami menetapkan dua keluarga prioritas penerima manfaat. Bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BKMT di bidang kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah agar tidak berlarut dalam kesedihan dan bisa kembali mandiri," jelas Syamsul.
Ia juga menambahkan komitmen BKMT untuk terus mendampingi para penerima manfaat agar bantuan modal usaha ini benar-benar memberikan dampak berkelanjutan bagi kehidupan mereka.
"Kami tidak hanya ingin hadir membawa bantuan saat musibah terjadi, tetapi juga ingin memastikan saudara-saudara kita ini memiliki pegangan untuk menyambung hidup. Semoga gerobak dan peralatan perbengkelan ini menjadi pintu pembuka rezeki yang baru, memicu kembali roda perekonomian keluarga, serta membawa keberkahan bagi kita semua," tambah Syamsul menegaskan.
Salah satu penerima manfaat, Desi Juniarti, warga Tarok Bungo yang berstatus sebagai orang tua tunggal (single parent), tak mampu menahan haru saat menerima gerobak nasi goreng tersebut. Musibah kebakaran beberapa bulan lalu telah menghanguskan seluruh harta benda dan peralatan usahanya tanpa sisa.
Dengan mata berkaca-kaca, Desi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian jemaah BKMT dan para donatur.
"Saya merasa bersyukur sekali atas bantuan ini, Pak. Saya seorang single parent yang saat kebakaran habis semuanya. Tidak terbayang bagi saya dari mana harus memulai kembali. Saya benar-benar tidak menyangka bisa bangkit lagi," ungkap Desi emosional kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa bantuan modal usaha ini memberikan harapan baru bagi keluarganya. "Alhamdulillah, berkat bantuan jemaah BKMT Kota Bukittinggi dan LAZ Ashpen, saya sangat senang dan serasa mendapat semangat baru. Semoga berkah untuk bapak dan ibu dermawan, dijauhkan dari musibah, serta diberikan kebahagiaan selalu," tuturnya.
Sementara itu, penerima manfaat lainnya adalah Joni, warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari usaha bengkel miliknya. Musibah kebakaran yang terjadi beberapa bulan lalu turut menghanguskan tempat usaha beserta peralatan bengkel yang dimilikinya. Kondisi tersebut membuat Joni harus kehilangan sumber mata pencaharian dan kesulitan untuk kembali menjalankan usahanya.
Melihat kondisi tersebut, jemaah BKMT Kota Bukittinggi memberikan dukungan berupa seperangkat peralatan bengkel yang diharapkan dapat menjadi modal awal bagi Joni untuk kembali membuka dan menjalankan usahanya. Bantuan peralatan bengkel tersebut sebelumnya telah diserahkan pada kegiatan kajian BKMT Kota Bukittinggi yang berlangsung pada Minggu lalu.
Dengan adanya seperangkat alat bengkel tersebut, Joni diharapkan dapat kembali memulai usahanya secara bertahap, melayani pelanggan, dan mendapatkan kembali sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. (Roza)