BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Maluku Utara Hujan Disertai Angin Kencang
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis Senin (13/7/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 13 - 19 Juli 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Muhammad Fauzi Bintiang dalam releasenya mengatakan, kondisi dinamika pada periode ini tidak berpengaruh signifikan di wilayah Maluku Utara, namun adanya pola belokan angin dan pengaruh lokal, perlambatan dan pertemuan angin, serta anomali suhu muka laut yang aktif dalam penambahan massa uap air disekitar laut Maluku yang berpotensi mendukung pembentukan awan konvektif di sekitar wilayah Maluku Utara.
“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah Maluku Utara,” ujar Fauzi.
BMKG juga mengingatkan waspada terjadinya dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut seperti Angin Kencang, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan selama periode ini.
Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut:
13 - 14 Juli 2026 Secara umum Cerah Berawan disertai angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah, Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya serta adanya potensi hujan intensitas ringan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Timur dan sekitarnya.
15 - 16 Juli 2026 secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya serta adanya potensi hujan intensitas ringan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Utara dan sekitarnya.
17 - 19 Juli 2026 secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.
Kepada Pemerintah daerah dan masyarakat BMKG mengimbau agar memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem pengelolaan sumber daya air dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan. Selain itu, koordinasi dan komunikasi antarinstansi terkait perlu ditingkatkan guna mendukung kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.
“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Fauzi
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.
Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.