BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Wilayah Maluku Utara
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara.
Peringatan dini yang dirilis Senin (30/3/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 30 Maret - 5 April 2026
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Muhammad Fauzi Bintiang dalam releasenya mengatakan, kondisi dinamika atmosfir saat ini terpantau adanya belokan dan perlambatan angin di wilayah Maluku Utara yang menyebabkan terjadinya penumpukan masa udara disekitar Wilayah Maluku Utara yang berperan pada pembentukan awan hujan konfekrif.
“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan hujan ringan hingga sedang, Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi secara fluktuatif pada pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari,” ujar Dzikri.
BMKG juga mengingatkan potensi dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut, antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang.
Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut:
30 - 31 Maret 2026 Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.
1 - 2 April 2026 Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.
3 - 5 April 2026 Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.
Kepada Pemerintah daerah dan masyarakat BMKG mengimbau agar memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem pengelolaan sumber daya air dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan. Selain itu, koordinasi dan komunikasi antarinstansi terkait perlu ditingkatkan guna mendukung kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.
“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Fauzi.
Sementara itu BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 30 Maret - 2 April 2026.
pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara rata-rata mencapai 1,25 - 2,5 meter.
Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Barat Laut Morotai, Tenggara Morotai, Kepulauan Loloda, Halmahera Barat, Barat Kayoa,
Disamping itu juga Perairan Timur Laut Morotai, Kepulauan Batang Dua, Timur Kepulauan Halmahera. Perairan Ternate dan Perairan Gebe.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.
Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.