Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, 5 Mahasiswa KKN dan 2 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, 5 Mahasiswa KKN dan 2 Orang Tewas
Pickup dan mobil tangki BBM yang bertabrakan dan menewaskan 7 orang.(Foto Kepolisian)

Batulicin, Kalsel-Spektroom : Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, tepatnya di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Kecelakaan yang melibatkan mobil pick-up rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan sebuah truk tangki BBM ini mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Camat Karang Bintang, Irwan, mengonfirmasi bahwa rombongan mahasiswa KKN tersebut berasal dari Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang. Mereka dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju kawasan wisata Sungai Alut di Kecamatan Mantewe untuk berekreasi.

"Rombongan hendak rekreasi ke Sungai Alut. Namun, di tengah perjalanan di ruas Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, kendaraan mereka terlibat kecelakaan dengan truk tangki BBM," ujar Irwan dalam laporan tertulisnya, Sabtu (1/8/2026).

Tiga Mahasiswa UNUKASE yang meninggal dunia dalam tabrakan maut tersebut.(Foto Humas UNUKASE)

Berdasarkan data sementara, tujuh korban jiwa yang meninggal dunia di lokasi kejadian terdiri dari dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), satu sopir truk tangki, dan satu anggota Karang Taruna.

Selain korban tewas, insiden ini juga menyebabkan satu orang mengalami luka-luka. Korban selamat tersebut saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan intensif.

Petugas kepolisian bersama Tim Gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut.

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles