BMKG Keluarkan Peringatan Dini : Gelombang Tinggi Masih Menghantui Perairan Maluku Utara
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 28 - 31 Maret 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Akbar dalam releasenya Jumat (27/3/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 7 - 21 knot.
Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 8 - 26 knot.
"Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara rata-rata mencapai 1,25 - 2,5 meter, dan berpeluang terjadi di perairan Ternate, perairan Kepulauan Batang Dua, Tenggara Morotai, Timur Laut Morotai, Halmahera Barat, Barat Kayoa" rincinya.
Disamping itu juga Perairan Kepulauan Loloda, Barat Laut Morotai, Timur Kepulauan Halmahera. Perairan Ternate dan Perairan Gebe.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.