Trending

BMKG Peringatkan Potensi Hujan di Maluku Utara hingga 8 November

BMKG Peringatkan Potensi Hujan di Maluku Utara hingga 8 November
Ilustrasi angin kencang disertai hujan (Foto:BMKG)

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengingatkan masyarakat di Provinsi Maluku Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang selama sepekan, mulai 3 hingga 8 November 2026.

Peringatan dini cuaca yang dirilis Senin (2/11/2026) tersebut menyebutkan, kondisi atmosfer di sejumlah wilayah Maluku Utara berpotensi mengalami labilitas yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Desindra Deddy Kurniawan, melalui petugas prakiraan cuaca Fahmi A. Bachdar menjelaskan, hasil analisis menunjukkan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada Fase 2 atau Indian Ocean. Fase tersebut dinilai kurang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia, meskipun secara spasial diprediksi aktif di sebagian wilayah Maluku Utara.

"Secara umum kondisi cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut berawan dengan adanya potensi hujan ringan di beberapa wilayah Maluku Utara," ujar Fahmi.

Pada 2–3 November, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Kepulauan Taliabu.

Sementara pada 4–5 November, potensi hujan diprakirakan meliputi Pulau Morotai, Halmahera Barat, Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, serta Kepulauan Taliabu.

Pada 6–8 November, wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang meluas, termasuk Halmahera Utara dan Kepulauan Sula.

BMKG mengingatkan potensi dampak hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang, hingga berkurangnya jarak pandang. Potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga perlu diwaspadai karena dapat mengganggu transportasi dan kesehatan masyarakat.

Fahmi mengimbau masyarakat memeriksa kondisi pohon besar, papan reklame, dan atap bangunan untuk mengantisipasi dampak angin kencang.

"Masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, maupun bangunan yang rentan roboh saat angin bertiup kencang," katanya.

Kewaspadaan juga diminta bagi nakhoda, motoris, dan pengguna transportasi laut. Jika angin kencang dan gelombang tinggi terjadi, pelayaran sebaiknya ditunda demi keselamatan.

BMKG mengajak pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan serta mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Berita terkait

Promosi Pariwisata Maluku Merambah Bandara Ngurah Rai, Gubernur Sapa Wisatawan

Promosi Pariwisata Maluku Merambah Bandara Ngurah Rai, Gubernur Sapa Wisatawan

Bali-Spektroom : Pemerintah Provinsi Maluku memanfaatkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk ekonomi kreatif daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Langkah tersebut dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melalui kolaborasi dengan Bank Mandiri dan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Pemprov DKI Dukung Langkah Tegas Polri Berantas Narkoba di Kampung Bahari

Pemprov DKI Dukung Langkah Tegas Polri Berantas Narkoba di Kampung Bahari

Jakarta – Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Ia

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas