BNN Kota Depok Periksa Narkoba Pengemudi Bus di Terminal Jatijajar Jelang Nataru

BNN Kota Depok Periksa Narkoba Pengemudi Bus di Terminal Jatijajar Jelang Nataru
Petugas BNN kota Depok melakukan pemeriksaan terhadap 36 sopir bus di terminal Jatijajar depok, foto BNN Depok.

Spektroom – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok melakukan pemeriksaan narkoba terhadap para pengemudi angkutan umum di Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok, dalam rangka pengamanan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan guna memastikan keselamatan dan keamanan transportasi bagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum selama periode liburan Nataru.

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Depok, Purwoko Nugroho, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap 36 orang pengemudi bus. Hasilnya, seluruh pengemudi dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

“Pemeriksaan narkoba dilakukan terhadap 36 pengemudi bus dan hasilnya seluruhnya negatif narkoba,” jelas Purwoko Nugroho, Rabu (24/12/2025).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pengemudi angkutan umum yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang, khususnya pada perjalanan jarak jauh.

“Pemeriksaan ini diharapkan dapat memastikan para pengemudi tetap sehat dan siap mengantarkan penumpang dengan aman selama perjalanan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi awak bus jarak jauh, perjalanan menggunakan transportasi umum diharapkan semakin nyaman dan terjamin keamanannya.

Dalam kegiatan tersebut, BNN Kota Depok juga menerjunkan enam orang tenaga medis untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan narkoba terhadap para pengemudi bus khususnya untuk bus jarak jauh.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti