Bocah Nagan Raya Diterkam Ular Phyton, Polisi Imbau Warga Awasi Aktifitas Anak

Bocah Nagan Raya Diterkam Ular Phyton, Polisi Imbau Warga Awasi Aktifitas Anak
Bocah berusia 11 tahun bernama M. Iqbal, warga Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, diserang ular phyton saat sedang memancing di rawa-rawa belakang rumahnya, Senin (5/1/2026) sore. Foto: Dok Polsek Kuala Pesisir.

Spemtroom - Seorang bocah berusia 11 tahun bernama M. Iqbal, warga Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, diterkam ular phyton saat sedang memancing di rawa-rawa belakang rumahnya, Senin (5/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban bersama dua orang temannya tengah memancing, tiba-tiba seekor ular phyton diperkiran sepanjang 5 meter itu menyerang korban, menggigit dan menyeretnya ke dalam air.

Mendengar jeritan korban, salah seorang temannya berlari meminta pertolongan warga. Jhon Clever (35) yang berada di sekitar lokasi segera menuju tempat kejadian dan berupaya menyelamatkan korban yang saat itu sedang dililit ular di dalam air. Proses evakuasi turut dibantu oleh Nanda Fitri (26) serta warga sekitar.

Berkat kesigapan warga, korban berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit SIM Ujong Fatihah untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban mengalami luka gigitan di bagian paha sebelah kiri dan hingga kini dalam kondisi sadar serta masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit SIM.

Kapolsek Kuala Pesisir Ipda Ghozi Al Falah, S.Tr.K menyampaikan, pihak kepolisian setelah menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami langsung turun ke TKP setelah menerima laporan dari masyarakat. Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis dan situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Ipda Ghozi Al Falah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar rawa, sungai, dan area yang berpotensi menjadi habitat satwa liar, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс