BPBD Jember Bekerjasama Dengan Poltek Jember Menggelar Pelatihan Tanggap Darurat Gempa Bumi
Spektroom - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di lingkungan Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember. di Gedung Teknik Politeknik Negeri Jember, Kamis (12/02/2026) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., kepada spektroom.co.id Kamis (12/02/2026) mengatakan, Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiap siagaan sivitas akademika dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kegiatan pelatihan dan simulasi ini diikuti sekitar 12 anggota Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jurusan Teknik serta kurang lebih 100 mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember. Menurut Edy Budi Susilo, BPBD Kabupaten Jember bertindak sebagai narasumber dan fasilitator dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, Tim K3 Jurusan Teknik turut berperan aktif sebagai mitra dalam mendukung kelancaran simulasi.
“Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan keseriusan dalam memahami materi yang disampaikan,” ungkapnya. Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.15 WIB dengan keberangkatan tim BPBD Kabupaten Jember menuju lokasi kegiatan. Tim tiba di Gedung Teknik Politeknik Negeri Jember pada pukul 08.20 WIB dan langsung melaksanakan pelatihan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.
Materi yang disampaikan meliputi panduan simulasi tanggap darurat gempa bumi, langkah-langkah penanganan darurat, serta pentingnya kesiapsiagaan dan peran individu dalam menghadapi situasi bencana.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pembentukan Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana di lingkungan kampus. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan gladi ruang simulasi tanggap darurat bencana gempa bumi sebagai tahapan persiapan. Para peserta kemudian mengikuti simulasi tanggap darurat gempa bumi yang dirancang menyerupai kondisi nyata saat terjadi bencana.
Dalam simulasi tersebut, peserta dilatih untuk melakukan perlindungan diri, evakuasi mandiri, serta koordinasi antar anggota tim secara tertib dan terarah. Edy Budi Susilo, berharap melalui kegiatan ini, peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana gempa bumi. BPBD Kabupaten Jember menilai bahwa pelatihan dan simulasi kebencanaan di lingkungan pendidikan merupakan langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ancaman bencana alam.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dampak risiko korban jiwa dan kerugian dapat diminimalkan apabila terjadi bencana gempa bumi di masa mendatang,” pungkasnya. (Budi S)