BPBD Jember Patroli Pos PAM Operasi Ketupat, Pastikan Wilayah Aman Dari Potensi Bencana
Jember-Spektroom : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi bencana selama masa pengamanan Hari Raya melalui patroli Pos Pengamanan (Pos PAM) Operasi Ketupat Semeru 2026.
Pemantauan yang dilakukan hingga Sabtu, 14 Maret 2026 malam menunjukkan situasi di sejumlah titik strategis terpantau kondusif, dengan arus lalu lintas ramai namun tetap lancar serta tidak ditemukan indikasi ancaman bencana.
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, kepada spektroom.co.id Minggu (15/03/2026) mengatakan, patroli tersebut dilaksanakan sekitar pukul 23.50 WIB dengan menyasar empat pos pengamanan utama, yakni Pos Alun-Alun Jember, Pos Garahan, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pengerahan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, sekaligus untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama masa operasi berlangsung,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, patroli melibatkan unsur lintas instansi, antara lain Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Satpol PP Kabupaten Jember, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, organisasi komunikasi seperti ORARI dan RAPI, serta relawan kebencanaan dan Desa Tangguh Bencana (Destana).
“Sinergi tersebut dilakukan guna memastikan pengamanan wilayah berjalan optimal, baik dari aspek keselamatan masyarakat, kelancaran lalu lintas, maupun kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi di seluruh pos pengamanan terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pemantauan berjalan normal, sementara arus kendaraan di jalur utama wilayah Jember dilaporkan cukup ramai namun tetap lancar.
Selain memantau aktivitas masyarakat dan lalu lintas, tim juga melakukan pengawasan terhadap kondisi cuaca. Selama kegiatan berlangsung, cuaca di seluruh titik pemantauan terpantau cerah dan tidak ditemukan adanya potensi kejadian bencana.
“Sampai saat ini wilayah Jember terpantau aman, arus kendaraan ramai namun lancar, dan belum ada potensi bencana yang terdeteksi,” tegasnya.
Edy menambahkan, koordinasi antarinstansi akan terus dilakukan selama masa operasi berlangsung. Hal ini penting untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun potensi bencana alam.
“Dengan patroli rutin dan koordinasi lintas sektor tersebut, BPBD Jember berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kabupaten Jember dapat berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melakukan perjalanan selama periode pengamanan Hari Raya 1447 H,” pungkasnya. (Budi S)