BPOM Malut Bersama Direktorat PMPU Pangan Olahan Gelar Bimtek Kader Keamanan Pangan
Ternate–Spektroom : Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara di Sofifi bersama tim Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Pangan Olahan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis kepada Kader Keamanan Pangan di Kota Ternate, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Kemenkes Ternate ini dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta calon kader keamanan pangan dari berbagai organisasi masyarakat di Kota Ternate.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SAPA Kader Inklusif dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin keempat terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan masyarakat.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan melalui Zoom Meeting, serta dihadiri secara daring oleh Direktur PMPU Pangan Olahan, Agus Yudi Prayudana, S.Farm, Apt. MM.
Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Kader Keamanan Pangan dan Jejaring Sosial, Dra. Dyah Sulistyorini, Apt, M.Sc, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme organisasi kemasyarakatan di Kota Ternate.
Ia menyebutkan bahwa jumlah pendaftar calon kader keamanan pangan di Kota Ternate merupakan yang terbanyak dibandingkan daerah lain, meskipun peserta yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini dibatasi sebanyak 50 orang.
Direktur PMPU Pangan Olahan ketika membuka kegiatan menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi aspek yang sangat penting, karena pangan yang aman merupakan prasyarat untuk mencapai masyarakat yang sehat dan berkualitas. Tanpa pangan yang aman, pemenuhan gizi yang optimal tidak akan tercapai.
"Para kader keamanan pangan diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan BPOM dalam menyampaikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, baik melalui interaksi langsung di lingkungan masyarakat maupun melalui media sosial," ujarnya.
Kepala BPOM Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Ermanto Siahaan, S.Farm, Apt, menyampaikan bahwa keberadaan kader keamanan pangan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader dapat menjadi mitra BPOM dalam menyebarluaskan informasi terkait pangan yang aman, bermutu, dan bergizi. Peran aktif kader di tengah masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Kegiatan Bimbingan Teknis akan berlangsung selama dua dengan rangkaian materi terkait keamanan pangan yang disampaikan oleh tim PMPU Pangan Olahan dan Balai POM di Sofifi. Selain itu, peserta juga akan mengikuti sesi microteaching serta praktik pelaksanaan KIE secara mandiri oleh kader, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, baik secara langsung maupun melalui media digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader keamanan pangan dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi. Sinergi antara BPOM, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan pangan yang lebih aman dan sehat di Kota Ternate maupun wilayah Maluku Utara secara umum.