BPS Apresiasi Portal Satu Data, Fondasi Integrasi Statistik Palangka Raya
Palangka Raya-Spektroom : Upaya memperkuat tata kelola data daerah terus didorong. Sosialisasi pengisian Portal Satu Data Kota Palangka Raya yang digelar Diskominfo Selasa, (07/04/2026) mendapat apresiasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, sebagai langkah strategis menuju sistem statistik yang terintegrasi.
Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembinaan tata kelola data sektoral tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan pada 9–18 Februari 2026 lalu. Dalam kegiatan ini dilakukan proses penginputan data statistik sektoral kecamatan yang telah dikumpulkan.
Ia menjelaskan, Portal Satu Data Palangka Raya merupakan inisiatif strategis pemerintah kota dalam mengintegrasikan data dari berbagai instansi secara terpadu, akurat, dan mudah diakses.
“Melalui portal ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien,” ujarnya.
Saipullah menambahkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola data dan operator di tingkat kecamatan terkait mekanisme pengisian data, manfaat, serta langkah teknis yang diperlukan dalam pengelolaan data sektoral.
Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, menilai kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem statistik nasional yang solid dari level daerah.
“Kami mengapresiasi Diskominfo Kota Palangka Raya serta dukungan pimpinan daerah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ini merupakan bagian penting dalam upaya membangun tata kelola statistik sektoral yang baik,” ujarnya.
Amos menegaskan, penguatan statistik sektoral menjadi kunci dalam implementasi kebijakan Satu Data Indonesia. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diperlukan agar data yang dihasilkan tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Portal ini diharapkan dapat terhubung dengan Portal Satu Data Indonesia, sehingga data dari Kota Palangka Raya dapat diakses secara luas oleh masyarakat maupun instansi terkait,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran sistem berbasis digital juga akan mengatasi persoalan klasik dalam pengelolaan data, terutama saat terjadi pergantian pejabat, karena seluruh data tersimpan secara terintegrasi.
Sebelumnya, Diskominfo bersama BPS juga telah melakukan roadshow pembinaan statistik sektoral hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman aparatur dalam pengelolaan data yang terstandar.
Melalui sosialisasi ini, seluruh perangkat daerah diharapkan tidak sekadar menginput data, tetapi juga memastikan kualitas dan konsistensinya, agar perencanaan pembangunan di Kota Palangka Raya benar-benar berbasis data, bukan sekadar asumsi. (Polin.Usep)