BRIN Kembangkan Teknologi Las Modern, Tingkatkan Kualitas Kapal Aluminium Nasional
Teknologi Las Modern
Surabaya - Spektroom : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan industri maritim melalui pengembangan teknologi Friction Stir Welding (FSW) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas sambungan kapal berbahan aluminium. Riset ini difokuskan pada penciptaan purwarupa mesin las modern serta pengujian performa mekanik dan ketahanan korosi guna menjawab tantangan pengelasan aluminium seri 5083 yang selama ini sensitif terhadap panas.
Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN, Teguh Muttaqie, menjelaskan kebutuhan kapal aluminium di Indonesia terus meningkat karena keunggulannya yang ringan dan efisien bahan bakar. Namun, metode pengelasan konvensional kerap menimbulkan distorsi termal yang memengaruhi kualitas struktur.
“Teknologi Friction Stir Welding hadir sebagai solusi solid-state welding yang mampu menghasilkan sambungan berkualitas tinggi dengan distorsi termal rendah,” ujar Teguh dalam siaran pers yang diterima Spektroom Rabu (08/04/2026).
Perekayasa Ahli Muda PRTH BRIN, Agus Sasmito, menegaskan riset ini tidak hanya berfokus pada aspek desain mesin, tetapi juga pada pengujian komprehensif untuk memastikan performa teknologi.
“Riset ini mencakup pembuatan purwarupa mesin FSW, pengujian parameter kinerja mekanik, serta analisis ketahanan korosi pada sambungan aluminium seri 5083. Kami ingin memastikan teknologi ini siap diterapkan di industri galangan kapal,” jelas Agus.
Melalui riset ini, BRIN menargetkan terwujudnya kemandirian teknologi pengelasan modern yang mampu meningkatkan daya saing industri galangan kapal nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi impor.
Kegiatan riset ini turut melibatkan kolaborasi dengan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Fakultas Teknik Universitas Islam Kalimantan (FT UNISKA), serta mitra industri PT Surabaya Marine untuk mendukung pengujian dan implementasi teknologi di lapangan. (frw, ns, na/ed:trs)