Trending

Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso Kunjungi Lokasi Banjir di Cermee

Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso Kunjungi Lokasi Banjir di Cermee
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid (Dua Dari Kanan) Meninjau Jalan Rusak Akibat Diterjang Banjir di Kecamatan Cermee. (foto: Spektroom)

Spektroom – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, dan Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, bersama Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir meninjau rumah dinas camat, sekolah, dan pertokoan yang sebelumnya terendam banjir. Para pimpinan daerah ini didampingi anggota legislatif dari Komisi III, meninjau saluran drainase di sekitar pasar. 

Bupati Abdul Hamid Wahid mengatakan, setelah kejadian ini perlu dilakukan audit menyeluruh tentang sistem drainase dengan melibatkan masyarakat. 

"Ini perlu kebersamaan, dan partisipasi masyarakat," jelasnya, Senin (12/1/2026). 

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. Menurutnya, kajian pembangunan drainase perlu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian banjir. Apalagi hasil tinjauan, dijumpai sepanjang jalan Widuri-Cermee, di kanan-kiri tak ada saluran drainase.  

"Itu yang biasanya kemudian jalannya cepet rusak," terangnya. 

Politisi PKB ini menerangkan, dengan kondisi efisiensi anggaran, perbaikan akibat kondisi bencana dan mendesak bisa diambilkan dari biaya tak terduga (BTT). Sementara untuk aspal yang mengelupas akibat banjir, kata Dhafir, dinas terkait harus segera memanggil kontraktornya. Pihaknya juga mengingatkan, agar ke depan perlu ditingkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. 

"Bagaimana pun itu baru dibangun dan masih tahap pemeliharaan. Jadi masih tanggung jawab rekanan," jelasnya. 

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriono, mengatakan aspal yang mengelupas karena banjir masih jadi tanggung jawab rekanan. 

"Apakah kemudian nanti ada skema Force Major atau tidak, nanti BSBK yang menyimpulkan itu. Kalau Force Major itu bencana," terangnya.

Menurutnya, khusus di Desa Ramban Kulon perlu penanganan pembangunan plengsengan batu kali. 

Banjir di Kecamatan Cermee telah surut pada Senin (12/1/2026). Masyarakat bergotong royong membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah dan pertokoan mereka. Guru-guru di TK Pertiwi juga membersihkan lumpur bawaan banjir yang masuk-masuk ke ruang kelas. (Yul/Andri)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP