Bupati Harno Buka Rembang Expo 2026, Jadi Ajang Promosi Produk Unggulan dan Penggerak UMKM
Rembang_Spektroom: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kembali menghadirkan Rembang Expo 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.
Kegiatan yang digelar di Gedung Balai Kartini Rembang itu resmi dibuka Bupati Rembang H. Harno, Jumat malam (31/7/2026).
Selain menghadirkan ratusan stan pameran, penyelenggara menghadirkan wahana dinosaurus sebagai daya tarik baru bagi masyarakat yang berkunjung ke Gedung Balai Kartini Rembang.
Pameran tahunan tersebut menghadirkan sekitar 160 stan yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari UMKM lokal, organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha swasta, hingga peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi warna tersendiri sekaligus memperluas jejaring promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha di Kabupaten Rembang.
Bupati Harno mengatakan Rembang Expo bukan sekadar agenda pameran, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini mampu mempertemukan pelaku usaha secara langsung dengan calon konsumen sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal luas.
"Sangat positif, paling tidak masyarakat mengetahui UMKM yang ada di Rembang itu apa saja. Dari luar daerah juga ternyata minatnya sangat luar biasa," ujar Harno.
Ia menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar UMKM bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memperluas akses pasar.
Karena itu, keberadaan expo menjadi media promosi yang efektif agar masyarakat mengenal produk-produk lokal secara langsung.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut dengan menampilkan produk terbaik, memperbaiki kualitas pelayanan, serta aktif membangun komunikasi dengan para pengunjung.
"Kalau masyarakat sudah mengenal produknya, tahu kualitas dan rasanya, tentu kemungkinan membeli kembali akan semakin besar. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku UMKM," katanya.
Harno juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta pada penyelenggaraan tahun ini.
Ketua Paguyuban Rembang Kreatif, Edi Siswanto, mengatakan penyelenggaraan Rembang Expo 2026 berjalan lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.
Menurutnya, tahun ini terdapat sekitar 160 stan yang terdiri atas lebih dari 20 stan OPD, sekitar 50 stan UMKM Kabupaten Rembang, serta puluhan stan peserta umum dari berbagai daerah melalui mekanisme subsidi silang.
"Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan respons masyarakat sangat positif. Tahun ini memang kami mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda agar masyarakat semakin tertarik datang ke expo," ujarnya.
Salah satu pembeda tahun ini adalah hadirnya wahana dinosaurus yang menjadi daya tarik utama, khususnya bagi anak-anak dan keluarga.
Selain itu, setiap hari pengunjung juga disuguhi berbagai pertunjukan seni dan hiburan di panggung utama.
Edi menjelaskan panggung hiburan diisi oleh penampilan masyarakat lokal dengan dukungan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta berbagai instansi lainnya.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa Rembang Expo mulai dikenal sebagai salah satu agenda promosi daerah yang mampu menarik perhatian pelaku usaha dari berbagai wilayah.
Selain menjadi ruang promosi, penyelenggaraan expo juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, serta masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Rembang berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu membuka peluang pasar yang lebih luas.
Rembang Expo juga diharapkan menjadi wadah lahirnya kerja sama bisnis baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM sekaligus memperkuat perekonomian Kabupaten Rembang.