Bupati Lumajang : Pengembangan Pendidikan Teknologi Butuh Ekosistem Kolaboratif

Bupati Lumajang : Pengembangan Pendidikan Teknologi Butuh Ekosistem Kolaboratif
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat membuka IYRC Lumajang 2026 di Gedung Soedjono Lumajang. (Foto : Dok. Kominfo Lumajang)
audio-thumbnail
Pengembangan Pendidikan Teknologi di Lumajang
0:00
/129.3845

Lumajang-Spektroom : Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan, pengembangan pendidikan teknologi  tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan ekosistem kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sekolah, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat secara bersama-sama. Hal tersebut disampaikan Bupati Indah, saat membuka Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC) Lumajang 2026 di Gedung Soedjono Lumajang, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, tantangan pendidikan di era digital tidak hanya terletak pada penyediaan fasilitas, tetapi juga bagaimana membangun ruang belajar yang mampu mendorong kreativitas, inovasi, dan eksplorasi kemampuan generasi muda.

“IYRC menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan teknologi akan lebih kuat ketika dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Karena itu, keterlibatan komunitas, penyelenggara kompetisi, hingga dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang sehat.

“Pengembangan talenta membutuhkan ruang praktik, ruang kolaborasi, dan ruang kompetisi agar anak-anak dapat belajar lebih luas,” tambahnya.

Menurutnya, ekosistem pendidikan teknologi yang kuat akan mempercepat tumbuhnya budaya inovasi di tengah masyarakat sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda daerah.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemkab Lumajang berharap pendidikan teknologi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun kualitas SDM daerah secara berkelanjutan. (Yul/Ard/An-m)

Berita terkait

Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon memperkuat sinergi bersama Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Ambon dan perwakilan pengurus paguyuban etnis dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat. Pertemuan bersama pengurus FPK dan perwakilan pengurus paguyuban yang tergabung dalam

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

Ambon-Spektroom: Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui Latihan Olah Strategi (Aman Nusa II Tahun 2026) yang digelar Stamaops Mabes Polri bersama seluruh jajaran Polda, Kamis (17/9/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan kesiapan personel, sistem komando, komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi situasi bencana yang

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menempatkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan investor. Kepastian tersebut tidak hanya menyangkut proses perizinan, tetapi juga legalitas usaha dan dukungan ekosistem hukum yang memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan investasinya. Hal itu ditegaskan Wakil

Marsam Putrangga, Julianto
ссс