Bupati Madiun Ajak Warganya Jaga Kebugaran Agar Tetap Sehat

Bupati Madiun Ajak Warganya Jaga Kebugaran Agar Tetap Sehat
Ribuan Warga dari penjuru Madiun Ikut Jalan Sehat dan Senam Massal HKN 2025

Spektroom.- Kesehatan menjadi salah satu faktor paling penting yang harus dimiliki oleh setiap individu dan menjadi pilar utama dalam pembangunan daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto pada kegiatan Jalan Sehat dan Senam Massal memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) di lapangan Desa Kaibon kecamatan Geger minggu,(7/12/2025) mengatakan, kesehatan bukan sekadar tidak adanya penyakit, melainkan kondisi fisik, mental, dan sosial yang utuh.

"Tanpa kesehatan, semua yang kita miliki menjadi tidak berarti. Kekayaan, jabatan, bahkan ilmu pengetahuan, tidak akan bisa kita nikmati dan manfaatkan secara maksimal jika tubuh kita sakit. Kesehatan adalah modal dasar bagi produktivitas, inovasi, dan kemajuan," kata Bupati.

Ditambahkan, individu yang sehat akan mampu bekerja lebih giat, anak-anak dapat belajar dengan optimal, dan secara kolektif, masyarakat yang sehat akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun juga mengaitkan peringatan HKN dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi di Madiun, yaitu gotong royong. "Upaya menciptakan masyarakat yang sehat tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah atau petugas kesehatan saja. Dibutuhkan kesadaran kolektif dan semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. Mari kita jaga kebersihan lingkungan, saling mengingatkan untuk menerapkan perilaku hidup sehat, dan bersama-sama menciptakan Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera ," ajaknya.

Kegiatan yang diikuti oleh ribuan warga dari penjuru kabupaten Madiun itu diakhiri dengan pembagian berbagai hadiah menarik. (Har)

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru