Bupati Madiun: Data Valid Jadi Kunci Pelayanan Cepat dan Tepat Sasaran
Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Edukasi Publik Peningkatan dan Tertib Administrasi Kependudukan sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pembaruan data kependudukan yang akurat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun tersebut diikuti para camat, kepala seksi pelayanan kecamatan se-Kabupaten Madiun, serta petugas registrasi desa.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk menyajikan data yang akurat. Menurutnya, inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mutlak agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran.
"Kalau data sudah valid, akan memudahkan dalam menyusun program maupun dalam memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan akuntabel kepada masyarakat," kata Hari Wuryanto, Senin (15/6/2026).
Hari menjelaskan, keakuratan data menjadi keharusan di tengah penerapan program Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Program tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk mewujudkan tata pemerintahan yang bersih, tertib, serta sehat data.
Bupati juga meminta aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kualitas pelayanan publik. ASN, menurutnya, merupakan ujung tombak pelayanan sehingga dituntut mampu mendengar aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan warga, serta menghadirkan kemudahan dan solusi atas berbagai persoalan administrasi.
"Pelayanan terbaik akan melahirkan kepercayaan masyarakat. Di situlah negara hadir untuk memenuhi hak-hak masyarakat," ujarnya.
Untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan, Hari meminta kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan Disdukcapil terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan pendataan hingga di kantor-kantor kecamatan sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Madiun memaparkan pentingnya administrasi kependudukan sekaligus tantangan yang dihadapi dalam pelayanan adminduk. Ia meminta Disdukcapil lebih cermat memperhatikan setiap peristiwa kependudukan, mulai dari kelahiran, kematian, hingga perceraian.
Menurutnya, pencatatan yang tertib dan pemutakhiran data secara berkala menjadi fondasi penting dalam menghasilkan data kependudukan yang riil dan selalu terbarui.
Melalui edukasi publik tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap terbangun kesadaran bersama bahwa validitas data bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan dasar utama dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat.