Bupati Paris Yasir Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Penguatan Program Pembangunan

Bupati Paris Yasir Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Penguatan Program Pembangunan
Bupati & Ketua DPRD Jeneponto memperlihatkan dokumen rekomendasi LKPJ (Foto Humas Kominfo Jeneponto)

Jeneponto - Spektroom : Bupati Jeneponto Paris Yasir menghadiri Rapat Paripurna Tingkat II DPRD Kabupaten Jeneponto dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jeneponto Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Jeneponto, Kamis (21/5/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Didis Suryadi, didampingi Wakil Ketua I Irmawati, Wakil Ketua II Muh. Basir dan dihadiri unsur Forkopimda dan Kepala OPD Kabupaten Jeneponto.

Rapat paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, dilanjutkan dengan pembacaan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya dilakukan penyerahan dokumen rekomendasi DPRD kepada Bupati Jeneponto serta penandatanganan berita acara rapat paripurna.

Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Jeneponto atas rekomendasi, masukan dan saran yang diberikan terhadap pelaksanaan pemerintahan selama Tahun Anggaran 2025.

Menurut Bupati, rekomendasi DPRD merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan program pembangunan maupun penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

“Rekomendasi yang telah disampaikan akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam meningkatkan efektivitas program pembangunan, tata kelola pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Paris Yasir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama Tahun Anggaran 2025. Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan APBD ditargetkan sebesar Rp172 miliar lebih dan berhasil terealisasi sebesar Rp183 miliar lebih atau mencapai 106,40 persen.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,281 triliun atau sebesar 91,63 persen dari target yang telah ditetapkan. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat, pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, pendidikan, kesehatan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di sektor pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jeneponto Tahun 2025 tercatat mencapai 6,59 persen dan menempatkan Jeneponto pada posisi lima besar pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Jeneponto meningkat menjadi 70,25 poin, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 11,42 persen. Di bidang tata kelola pemerintahan, capaian SAKIP Kabupaten Jeneponto berhasil meraih predikat “B” dan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) memperoleh predikat “Baik” dengan nilai 3,10.

Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah maupun DPRD, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kalau hanya pemerintah yang bergerak, pembangunan akan terasa berat. Tapi kalau seluruh elemen bergerak bersama, insya Allah Jeneponto bisa berlari lebih cepat,” ungkapnya.

Berita terkait

Sekolah Lansia Pelangi Senja di Gubukusuma Dapat Respons Luar Biasa, Lansia Bangkit dan Berdaya

Sekolah Lansia Pelangi Senja di Gubukusuma Dapat Respons Luar Biasa, Lansia Bangkit dan Berdaya

Tidore–Spektroom : Program Pemberdayaan terhadap Lanjut Usia (Lansia) terus dilakukan, seperti yang dilaksanakan di Kantor Lurah Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (21/5/2026), sukses dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Sekolah Lansia Pelangi Senja. Program inovatif ini hadir sebagai ruang belajar sekaligus wadah interaksi sosial demi meningkatkan kualitas hidup

Nanang Adrany, Anggoro AP