Cara Unik Menteri Dody Sisir Bagian Belakang Proyek SR Untuk Melihat Progres Penyelesaian

Cara Unik Menteri Dody Sisir Bagian Belakang Proyek SR Untuk Melihat Progres Penyelesaian
Menteri Dody saat melihat langsung pembangunan sekolah rakyat di Sragen Jateng (birkom pu)

Sragen— Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memiliki cara unik namun efektif dalam memastikan kualitas dan kecepatan proyek infrastruktur. Alih-alih hanya meninjau bagian depan proyek yang sudah rapi, setibanya di lokasi pembangunan, Menteri Dody kerap langsung bergegas menyisir area belakang yang masih berantakan.

Gaya pengawasan tak biasa ini kembali terlihat saat Menteri Dody meninjau langsung proyek pembangunan fasilitas pendidikan berskala nasional.Selasa  (16/6). Tujuannya satu adalah mencari akar masalah di lapangan untuk segera diselesaikan.

"Begitu keluar mobil, saya memang sengaja cari bagian yang belum selesai atau belum rapi. Tujuannya supaya kita bisa langsung diskusi, cari tahu masalahnya apa, dan segera cari solusinya," tegas Menteri Dody di sela-sela tinjauannya yang di kutip dari Berita tertulis, Rabu (17/6/2026).

Ketelitian pengawasan tersebut terbukti berbanding lurus dengan capaian di lapangan. Saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Sragen telah menembus angka 87,12 persen. Menteri Dody menyebutkan bahwa capaian proyek di wilayah ini merupakan salah satu yang terbaik dan tercepat di tingkat nasional. "Untuk yang paling cepat dan mengungguli wilayah lain itu Semarang dan Surabaya," ucapnya.

Pembangunan SR Sragen hampir selesai (birkom pu)

Meski progres terbilang cepat, Menteri Dody mencatat adanya sedikit tantangan terkait fluktuasi jumlah pekerja. Momentum libur tradisi 1 Suro di tanah Jawa membuat jumlah pekerja konstruksi sempat menyusut dari 900 orang menjadi sekitar 600 orang. Namun, Menteri Dody memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu tenggat waktu. Pihaknya telah menginstruksikan penyedia jasa untuk menambah kembali jumlah tenaga kerja hingga menyentuh angka 1.000 hingga 1.100 pekerja dalam waktu dekat.

"Strateginya tidak terlalu sulit karena sumber daya manusia di wilayah sekitar sini cukup banyak. Berbeda jika proyeknya di Sulawesi atau Papua. Pekerjaan ini kita kejar 24 jam nonstop secara shift. Kami encourage penyedia jasa untuk terus ngebut," jelasnya.

Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan dari total 93 titik proyek ini dapat berstatus fungsional pada akhir Juni 2026. Kecepatan penyelesaian ini bukan tanpa alasan. Pemerintah mengejar tenggat waktu agar gedung-gedung sekolah yang baru dibangun sudah bisa digunakan oleh para siswa pada tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2026.

"Kita harapkan pada akhir Juni semuanya sudah fungsional. Jadi, adik-adik kita bisa mulai menempati sekolah barunya tepat di tahun ajaran baru, Juli 2026," terangnya.

Selain fokus pada bangunan utama, Menteri Dody juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di sekitar proyek yang mengalami kerusakan. Dalam perjalanannya, ia mendapati sejumlah jalan kabupaten yang bergelombang akibat kerap dilintasi truk bermuatan lebih atau Over Dimension Over Load (ODOL).

Menyikapi hal ini, Menteri Dody memastikan bahwa perbaikan jalan akses dan jalan daerah di sekitar lokasi proyek pendidikan akan menjadi salah satu titik prioritas pemerintah.
"Itu pasti kita atensi melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026. Jalan-jalan akses di sekitar sekolah yang dilewati material ini akan kita perbaiki. Prinsipnya, pembangunan fasilitas ini tidak boleh meninggalkan infrastruktur jalan yang rusak," tegasnya.

Berita terkait

Zona Inti Pura Mangkunegaran Surakarta Dipugar Dengan Alokasi Anggaran Rp 21 Miliar

Zona Inti Pura Mangkunegaran Surakarta Dipugar Dengan Alokasi Anggaran Rp 21 Miliar

Jakarta — Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian sejarah Nusantara. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, pemerintah segera merenovasi zona inti kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, dengan alokasi anggaran mencapai Rp21 miliar pada tahun 2026. Langkah strategis ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya penyelamatan arsitektur mahakarya masa lalu

Nurana Diah Dhayanti
Pj Sekda Jeneponto Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Pada Hari Kesadaran Nasional

Pj Sekda Jeneponto Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Pada Hari Kesadaran Nasional

Jeneponto –Spektroom : Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Aspa Muji, SSTP., M.Si, ajak para ASN perkuat disiplin dan profesional. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (17/6/2026). Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut diikuti oleh para

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti