Tiga Siswa MAN Sawahlunto antar Akademi Futsal Reseva Juara Liga Nusantara Sumbar 2026

Tiga Siswa MAN Sawahlunto antar Akademi Futsal Reseva Juara Liga Nusantara Sumbar 2026
Tiga Siswa MAN Sawahlunto antar Akademi Futsal Reseva Juara Liga Nusantara Sumbar 2026. (Foto: Diskominfo Swl)

Sawahlunto-Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sawahlunto. Tiga siswa MAN Sawahlunto menjadi bagian penting dari skuad Akademi Futsal Reseva Sawahlunto yang berhasil keluar sebagai Juara Liga Nusantara Futsal Sumatera Barat (Sumbar) 2026.

Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Abdullah Siddiq yang bermain sebagai flank, Yufal Rubiantoro sebagai anchor, serta Davin Rahmat Eka Davidra yang berposisi sebagai pivot/fight.

Ketiganya tampil sebagai bagian dari kekuatan Akademi Futsal Reseva sepanjang kompetisi hingga berhasil membawa nama Sawahlunto menjadi yang terbaik di tingkat Sumatera Barat.

Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Akademi Futsal Reseva Sawahlunto memperoleh tiket mewakili Provinsi Sumatera Barat pada putaran Liga Nusantara Futsal tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.

Ketua Asosiasi Futsal Sawahlunto, Martadinata Ittano, Senin (10/8/2036) menyebut pencapaian tersebut sebagai momentum bersejarah bagi perkembangan futsal di Kota Sawahlunto.

Menurutnya, keberhasilan Reseva menjadi juara Sumbar dan melaju ke tingkat nasional menunjukkan bahwa pembinaan futsal di Sawahlunto mulai menghasilkan capaian yang kompetitif.

“Ini merupakan sejarah baru bagi futsal Kota Sawahlunto. Kita menjadi yang terbaik di Provinsi Sumatera Barat dan berkesempatan mewakili Sumbar ke tingkat nasional,” ujar Martadinata.

Pelatih Akademi Futsal Reseva Sawahlunto, Coach Yerri Yusrianto, mengatakan keberhasilan tim tidak diraih secara instan. Prestasi tersebut merupakan buah dari proses pembinaan dan kedisiplinan pemain dalam menjalani latihan sejak akademi didirikan pada 2023.

Menurut Yerri, konsistensi latihan menjadi salah satu fondasi penting hingga para pemain mampu tampil kompetitif dalam persaingan tingkat provinsi.

Namun, keberhasilan di lapangan juga menghadirkan tantangan lain, khususnya bagi pemain yang masih berstatus pelajar. Padatnya agenda kompetisi harus dapat berjalan seimbang dengan kewajiban mereka mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

“Kami berharap adanya dukungan penuh dari pihak sekolah agar kegiatan akademis anak-anak tetap terjaga dan tidak tertinggal di tengah padatnya jadwal kompetisi,” ujar Yerri.

Pihak MAN Sawahlunto menyambut positif keberhasilan tiga siswanya tersebut. Kepala MAN Sawahlunto memberikan apresiasi atas capaian Muhammad Abdullah Siddiq, Yufal Rubiantoro dan Davin Rahmat Eka Davidra yang mampu membawa nama sekolah sekaligus daerah melalui prestasi olahraga.

Kepala MAN Sawahlunto, Dafril,M.PdI menilai prestasi tersebut membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga melalui bakat dan potensi non-akademik.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih anak-anak. Ini merupakan kebanggaan bagi MAN Sawahlunto. Sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa-siswi yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Karena itu, MAN Sawahlunto berkomitmen menjaga keseimbangan antara pendidikan dan pengembangan bakat siswa. Dukungan sekolah diharapkan dapat membantu para pemain muda tetap menjalankan kewajiban akademiknya sembari mempersiapkan diri menghadapi kompetisi futsal tingkat nasional.

Bagi tiga siswa MAN Sawahlunto, perjalanan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa prestasi pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan.

Muhammad Abdullah Siddiq, Yufal Rubiantoro dan Davin Rahmat Eka Davidra kini membawa dua nama sekaligus: MAN Sawahlunto dan Kota Sawahlunto.

Tiket ke tingkat nasional bukan sekadar hasil sebuah pertandingan. Di baliknya terdapat proses latihan, kedisiplinan, dukungan sekolah, pelatih, keluarga dan lingkungan olahraga yang bersama-sama membuka jalan bagi lahirnya talenta muda Sawahlunto.

Dengan capaian ini, harapan terhadap masa depan futsal Sawahlunto pun semakin terbuka. Dari lapangan futsal di tingkat daerah, tiga siswa madrasah itu kini ikut membawa mimpi Sawahlunto menuju panggung nasional. (Ris1)

Berita terkait

Lise Eka Putra: Fashion Minangkabau Harus Naik Kelas ke Panggung Nasional

Lise Eka Putra: Fashion Minangkabau Harus Naik Kelas ke Panggung Nasional

Padang-Spektroom : Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 menjadi momentum untuk meneguhkan identitas budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda Sumatera Barat. Salah satu ruang ekspresi tersebut hadir melalui Padang Fashion Summit, yang mempertemukan para pelaku industri kreatif dan jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Ketua Dekranasda Tanah Datar, Lise Eka Putra,

Riswan Idris, Rafles