Cuaca Ekstrem, KSOP Ternate Keluarkan Pemberitahuan Pelayaran Buka-Tutup
Spektroom - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate menindaklanjuti peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Ternate, mengeluarkan pemberitahuan untuk pelayaran dilakukan Buka-Tutup.
Kondisi ini dilakukan karena di perairan Maluku Utara mengalami peningkatan curah hujan dan angin kencang serta gelombang tinggi, sehingga perlu diwaspadai dalam pelayanan transportasi laut.
Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad kepada Spektroom Selasa (6/1/2026) mengatakan, akibat peningkatan curah hujan dan angin kencang dilakukan buka - tutup pelayanan transportasi, akibat pengaruh terjadinya gelombang tinggi di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 hingga 4 meter dengan pola pergerakan angin dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan angin berkisar 12 sampai 35 knot perjam.
"Pelayanan transportasi dilakukan buka - tutup disesuaikan dengan kondisi gelombang laut, jika kondisi gelombang mulai sudah bisa berlayar maka diberikan izin untuk speed boat," ujar Rushan.
Pelayanan transportasi buka - tutup ini kata Rushan dilakukan mulai tanggal 6 hingga 8 Januari 2026 untuk seluruh speed boat di Kota Ternate dan untuk kapal-kapal antar pulau tujuan Kayoa, Bacan, Obi, Sanana, Taliabu, Mayau, Tifure, Bitung, Manado kapal dengan gross tonage 500 tidak diperkenankan melintas dibl perairan tersebut.
Untuk Wilayah Perairan Barat Laut Morotai, Perairan Timur Laut Morotai, Perairan Tenggara, Perairan Timur Halmahera, Perairan Tenggara Morotai, Perairan Loloda, Perairan Gebe kapal dilarang melintas di daerah tersebut.
Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad minta perusahaan pelayaran dan speed boat juga Nakhoda serta motoris agar dapat mematuhi pemberitahuan yang telah dikeluarkan. Kepada masyarakat pengguna jasa angkutan transportasi laut untuk tidak memaksakan kehendak berangkat dalam kondisi cuaca ekstrem, sehingga dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.