Alokasi Bedah Rumah di Bali  Meningkat Menjadi 1.800 Rumah di 2026

Alokasi Bedah Rumah di Bali  Meningkat Menjadi 1.800 Rumah di 2026
Menteri Ara saat kunjungan ke bali ( humas pkp)

Jakarta - Spektroom : Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan secara signifikan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Bali pada tahun 2026. Jika pada tahun 2025 bantuan yang diberikan hanya 31 unit di Kabupaten Tabanan, maka pada tahun 2026 jumlahnya meningkat drastis menjadi 1.800 unit yang tersebar di seluruh 9 kabupaten/kota di Bali.


Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan peningkatan alokasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pada tahun 2025 bantuan BSPS di Bali hanya 31 unit di Kabupaten Tabanan. Tahun 2026 ini kita tingkatkan menjadi 1.800 unit dan dipastikan seluruh kabupaten/kota di Bali mendapatkan alokasi bantuan,” ujar Menteri Ara di Jakarta,Selasa ( 17/3/2026).

Menurutnya, program BSPS menjadi salah satu instrumen penting pemerintah untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah secara swadaya sehingga menjadi lebih layak, sehat, dan aman untuk dihuni.

Menteri Ara berharap tidak ada lagi rumah rusak di bali dan indonesia ( humas pko)

“Melalui program BSPS ini negara hadir membantu masyarakat yang rumahnya belum layak huni agar bisa diperbaiki. Selain meningkatkan kualitas hunian, program ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat karena melibatkan tenaga kerja lokal dan penggunaan material dari lingkungan sekitar,”  ucap Menteri Ara.

Salah satu lokasi penerima bantuan BSPS berada di Kelurahan Sesetan, Kota Denpasar. Di wilayah ini, sejumlah rumah masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan bantuan perbaikan agar menjadi lebih layak huni.

Salah satu penerima bantuan, Ni Ketut Kinkin, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang canang dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Rumah saya sebelumnya rusak dan sering bocor saat hujan. Semoga setelah diperbaiki kami bisa tinggal lebih nyaman,” ujarnya.

Penerima bantuan lainnya, Ni Nyoman Arda, yang bekerja sebagai penjaga toilet dengan penghasilan sekitar Rp30 ribu per hari, juga menyampaikan rasa syukur atas program tersebut.
“Saya sangat bersyukur sekali dengan program BSPS ini. Saya tidak pernah menyangka bisa merenovasi rumah, karena penghasilan sehari-hari saja hanya cukup untuk makan. Semoga setelah direnovasi saya bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” katanya.

Dengan peningkatan alokasi dari 31 unit menjadi 1.800 unit, Kementerian PKP berharap semakin banyak masyarakat di Bali yang dapat menikmati hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di berbagai daerah.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс