Trending

Dalami Implementasi UU HKPD, Komisi I DPRD Pasuruan Sambangi DPRD Kota Batu

Dalami Implementasi UU HKPD, Komisi I DPRD Pasuruan Sambangi DPRD Kota Batu
Aggota komisi 1 DPRD Kab. Pasuruan diterima kasubag Umum di ruang tunggu karena posisi anggota dewan kota Batu lagi Rapat paripurna. (Foto: Buang)

Batu-Spektroom: Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batu pada Jumat (27/3/2026) pukul 13.30 WIB sebagai bagian dari upaya pendalaman kebijakan terkait penerapan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Rudi, dan diikuti 11 anggota lainnya.


Kunjungan ini diarahkan untuk memperoleh referensi dan praktik terbaik mengenai optimalisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Batu dalam menyikapi aturan baru yang menuntut penyesuaian tata kelola keuangan daerah secara lebih transparan dan akuntabel.


Menurut Ketua Komisi I, Rudi, pihaknya ingin memahami bagaimana Kota Batu menyiapkan perangkat ASN agar mampu beradaptasi dengan mekanisme baru UU HKPD.


"Kami ingin mempelajari langkah-langkah strategis Kota Batu dalam menyesuaikan struktur kerja ASN dengan tuntutan UU HKPD. Regulasi ini tidak hanya menyangkut aspek fiskal, tetapi juga transformasi dalam sistem pelayanan pemerintahan," ujarnya.


Setibanya di kantor DPRD Kota Batu, rombongan disambut oleh Kasubag Umum. Ia menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD Kota Batu tengah menggelar Rapat Paripurna sehingga belum dapat menerima kunjungan secara langsung.


Rudi menanggapi situasi itu dengan penuh pengertian.
"Kami memahami kesibukan kedewanan. Komunikasi kami dengan DPRD Kota Batu tetap baik, dan kami berharap kunjungan ini dapat dijadwalkan ulang agar diskusi lebih teknis dan mendalam bisa dilakukan," tambahnya.


Meski tidak bertemu langsung dengan jajaran dewan, kunjungan ini tetap menjadi bagian penting dari langkah Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat pemahaman mengenai implementasi UU HKPD.

Mereka menegaskan pentingnya kolaborasi antar-daerah untuk memastikan kesiapan ASN dalam menghadapi perubahan regulasi nasional.


Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan berharap pertemuan lanjutan dapat dilakukan dalam waktu dekat demi memperkaya strategi penguatan kapasitas ASN serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat daerah.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP