Dampak Evakuasi Kereta di Pasar Senen, Sejumlah Perjalanan KA Alami Keterlambatan

Dampak Evakuasi Kereta di Pasar Senen, Sejumlah Perjalanan KA Alami Keterlambatan
Para penumpang KA sedang menunggu jam berangkat kereta di stasiun Yogyakarta,Jumat(22/5/26) (foto: humas Daop 6 Yogyakarta).

Yogyakarta-Spektroom: Sedikitnya tiga perjalanan kereta api mengalami keterlambatan akibat proses evakuasi rangkaian kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).

Gangguan terjadi akibat lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu yang tergelincir di stasiun pasar senen berdampak pada antrean perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Pasar Senen.

Dampak keterlambatan tersebut turut dirasakan pada sejumlah perjalanan KA dari dan menuju wilayah Daop 6 Yogyakarta.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas terganggunya perjalanan kereta api.

Saat ini proses evakuasi telah selesai dilakukan dan KAI terus melakukan normalisasi operasional agar perjalanan kereta kembali lancar.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan pemberitahuan kepada para pelanggan terkait keterlambatan perjalanan.

“KAI Daop 6 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami telah mengirimkan pemberitahuan melalui SMS dan WhatsApp blast terkait keterlambatan perjalanan KA terdampak.

Para penumpang juga akan mendapatkan service recovery sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” ujar Feni.

Berikut daftar perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 6 Yogyakarta yang mengalami keterlambatan berdasarkan data pukul 14.20 WIB:

  1. KA 90 Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng, posisi di Cikampek, terlambat 117 menit.
  2. KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen–Malang, posisi di Cikarang, terlambat 133 menit.
  3. KA 162 Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang, posisi di Jatinegara, terlambat 101 menit.

KAI Daop 6 menegaskan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan kepada seluruh pelanggan. Selain itu, koordinasi pemulihan operasional terus dilakukan bersama unit kerja dan daerah operasi terkait guna mempercepat normalisasi perjalanan kereta api.

Feni menambahkan, KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus memperbarui informasi terkait penanganan dan perjalanan kereta api di wilayahnya. (Fatmawati,).

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti
ссс