Dari Balik Lapas, Doa untuk Hujan Dipanjatkan di Seluruh Indonesia

Dari Balik Lapas, Doa untuk Hujan Dipanjatkan di Seluruh Indonesia
Foto Kolase Shalat Istisqa di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, salat berlangsung di lapangan Lapas Jalan Tjilik Riwut Km. 40. (Foto: HKP Kemenag P.Raya)

Palangka Raya-Spektroom: Di tengah kemarau yang masih dirasakan sejumlah wilayah, doa untuk turunnya hujan dipanjatkan dari balik lembaga pemasyarakatan. (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Indonesia menggelar Salat Istisqa, hari Jumat (18/9/2026).

Di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, salat berlangsung di lapangan Lapas Jalan Tjilik Riwut Km. 40.

Warga binaan, petugas Lapas, serta jajaran terkait mengikuti ibadah tersebut dengan khidmat.

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Bukit Batu, Napiko Darmawan, dipercaya menjadi imam sekaligus khatib. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan peran penyuluh agama dalam memberikan layanan pembinaan keagamaan, termasuk bagi warga binaan.

Dalam khotbahnya, Napiko mengajak jemaah memperbanyak istigfar, meningkatkan ketakwaan, serta melakukan introspeksi diri. Menurutnya, Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT dan menjaga lingkungan.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika kemarau tidak hanya menghadirkan persoalan kekeringan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, M. Mahbub, mengapresiasi pelaksanaan Salat Istisqa tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian Agama dan jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada warga binaan.

“Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan keagamaan di Lapas menjadi bukti bahwa pelayanan keagamaan diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan,” ujar M. Mahbub.

Ia berharap doa yang dipanjatkan hari ini dari Lapas dan Rutan di berbagai daerah di Indonesia tersebut dikabulkan Allah SWT, sehingga hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Jumat (18/9/2026), dari balik Lapas Palangka Raya, ikhtiar menghadirkan hujan tidak hanya dilakukan dengan menengadah ke langit, tetapi juga dengan memperkuat doa, introspeksi, dan kepedulian terhadap lingkungan. (Polin-Ika)

Berita terkait

Pemantauan Menggunakan Drone Thermal Sangat Membantu Mendeteksi Titik Panas Di TPA Galuga

Pemantauan Menggunakan Drone Thermal Sangat Membantu Mendeteksi Titik Panas Di TPA Galuga

Bogor-Spektroom: Petugas gabungan terus melakukan upaya pendinginan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor,penanganan dilakukan dengan menyasar bebrapa titik. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Irwanto, mengatakan, proses pendinginan saat ini didukung pemantauan menggunakan drone thermal dari Diskominfo untuk mendeteksi titik panas

Asmari, Bian Pamungkas