Trending

Dari Sepeda hingga Panel Surya, Langkah Hijau KAI Daop 5 Purwokerto

Dari Sepeda hingga Panel Surya, Langkah Hijau KAI Daop 5 Purwokerto
Setiap hari Kamis, pegawai datang ke kantor dengan berjalan kaki, bersepeda atau naik kendaraan umum. (Foto : Humas KAI Daop 5)

Purwokerto-Spektroom: Di tengah padatnya aktivitas perkantoran dan hiruk-pikuk kendaraan bermotor setiap pagi, suasana berbeda tampak di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto setiap hari Kamis.

Sejumlah pegawai datang ke kantor dengan berjalan kaki, mengayuh sepeda, menggunakan transportasi umum, bahkan mengendarai kendaraan listrik. Tidak terdengar deru kendaraan berbahan bakar minyak memenuhi area kantor seperti biasanya.

Pemandangan itu menjadi bagian dari implementasi Green Movement Program yang diluncurkan KAI Daop 5 Purwokerto sebagai langkah nyata mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon.

Melalui program tersebut, KAI menerapkan kebijakan khusus setiap Kamis, yakni pegawai dilarang menggunakan kendaraan bermotor berbahan bakar minyak menuju kantor. Kebijakan ini bukan sekadar aturan simbolis, tetapi upaya membangun budaya kerja baru yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Melalui program ini, kami ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pegawai akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan,” ujarnya.

Program tersebut menyasar ratusan pegawai di lingkungan Kantor Daop 5 Purwokerto. Mereka dianjurkan memanfaatkan moda transportasi non-BBM seperti sepeda, berjalan kaki, kendaraan listrik, maupun transportasi umum.

Tak hanya soal transportasi, semangat ramah lingkungan juga diterapkan dalam kebiasaan sederhana di kantor. Seluruh pegawai diwajibkan membawa tumbler pribadi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Langkah kecil ini diyakini mampu menekan volume sampah harian sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan.

Komitmen KAI Daop 5 Purwokerto terhadap isu keberlanjutan juga terlihat dari pemanfaatan energi baru terbarukan. Sejumlah stasiun kini telah memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi alternatif.
Pembangkit listrik tenaga surya tersebut telah diterapkan di beberapa titik operasional, di antaranya Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Kroya, dan Stasiun Cilacap.

Selain mendukung pengurangan emisi karbon, penggunaan energi surya dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dalam jangka panjang.

“Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan energi surya juga menjadi bagian dari upaya efisiensi perusahaan,” tambah As’ad.

Melalui Green Movement Program, KAI Daop 5 Purwokerto mencoba menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar.

Perubahan perilaku sehari-hari, ketika dilakukan bersama dan berkelanjutan, dapat menjadi gerakan kolektif yang membawa dampak nyata bagi masa depan yang lebih hijau.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP