Sekolah Rakyat Bekasi Gunakan Penerapan  Konsep  "Gentengisasi" dan Telah  Tahap Penyelesaian

Sekolah Rakyat Bekasi Gunakan Penerapan  Konsep  "Gentengisasi" dan Telah  Tahap Penyelesaian
Sekolah Rakyat Cikarang sudah hampir selesai (birkom pu)

Bekasi – Spektroom : Pembangunan Sekolah Rakyat Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga 28 Juni 2026, capaian progress fisik telah mencapai 89,57 persen dan ditargetkan siap difungsionalkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Salah satu daya tarik proyek yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini adalah penerapan konsep "gentengisasi", yakni penggunaan atap genteng pada seluruh bangunan di kawasan sekolah. Konsep tersebut diterapkan pada gedung sekolah, asrama siswa, hingga rumah susun (rusun) guru sehingga menghadirkan tampilan yang estetik sekaligus menciptakan suasana kawasan pendidikan yang lebih teduh dan nyaman.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan pendidikan yang layak dan terintegrasi.

Oleh karena itu, Menteri Dody menekankan pentingnya menjaga komitmen penyelesaian pekerjaan agar percepatan pekerjaan konstruksi agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.

“Ini kan program prioritas Presiden untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Caranya ya dengan menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah yang proper dan baik, diasramakan, diberikan baju dan makanan bergizi,” tambahnya.

Sekolah Rakyat Cikarang bisa digunakan tahun ajaran baru 2026-2027 ( birkom pu)

Sekolah Rakyat Cikarang dibangun di atas lahan seluas 5,41 hektare dengan total luas bangunan mencapai 26.880 meter persegi. Proyek senilai Rp262 miliar ini dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Prima dalam skema kerja sama operasi (KSO), dengan melibatkan sekitar 920 tenaga kerja.

Kawasan pendidikan ini dirancang sebagai kompleks terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Fasilitas tersebut meliputi gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa dan guru, gedung serbaguna, guest house, kantin, lapangan mini soccer, lapangan basket, serta laboratorium komputer, laboratorium bahasa, ruang keterampilan, hingga ruang kesenian.

Dengan konsep sekolah berasrama dan fasilitas yang terintegrasi, Sekolah Rakyat Cikarang diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa.

Kementerian PU menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga Sekolah Rakyat Cikarang siap digunakan untuk menyambut peserta didik pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Berita terkait

Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober, Mentawai Jadi Tuan Rumah 5 Cabor

Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober, Mentawai Jadi Tuan Rumah 5 Cabor

Padang-Spektroom : Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat dipastikan digelar pada 2-14 Oktober 2026. Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi salah satu tuan rumah bersama dan akan menjadi lokasi pertandingan lima cabang olahraga. Kepastian jadwal dan kesiapan Mentawai tersebut diapresiasi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Menurutnya, keseriusan Pemkab Mentawai dalam mempersiapkan penyelenggaraan menjadi

Diah Utami, Julianto
Harhubnas 2026 Momentum Evaluasi; Subsidi, Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Harhubnas 2026 Momentum Evaluasi; Subsidi, Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Surakarta – Spektroom: Momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang diperingati setiap 17 September menjadi catatan penting untuk mengevaluasi sekaligus mendorong pembenahan kebijakan transportasi nasional. Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menyoroti sejumlah agenda yang perlu mendapat perhatian pemerintah, mulai dari keberlanjutan subsidi

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
ссс