Delegasi AVC dan Tim Asia Tiba di Pontianak, Polda Kalbar Siagakan Pengamanan Berlapis
Pontianak-Spektroom: Kota Pontianak mulai dipadati delegasi internasional jelang digelarnya turnamen bola volly Asia yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Sejumlah perwakilan dari Asian Volleyball Confederation (AVC), wasit internasional, hingga tim nasional dari berbagai negara tiba di Pontianak pada Senin (11/5/2026).

Kedatangan para tamu internasional itu menjadi penanda semakin dekatnya pelaksanaan ajang olahraga bergengsi yang diproyeksikan menjadi salah satu event internasional terbesar di Kalimantan Barat tahun ini.
Dua petinggi AVC terlihat dalam rombongan, yakni Mr. Christiane Paul F Rapirap dan Dr. Joji Yoshizawa. Kehadiran keduanya disebut untuk melakukan supervisi teknis sekaligus memastikan seluruh persiapan pertandingan berjalan sesuai standar internasional.
Tidak hanya delegasi AVC, sejumlah tim peserta juga mulai berdatangan dengan kekuatan penuh. Tim Kazakhstan tercatat membawa 19 orang, disusul Korea Selatan dengan 25 orang. Sementara Qatar datang dengan 14 personel dan Tim Garuda Indonesia diperkuat 20 orang.
Atmosfer internasional mulai terasa sejak para delegasi tiba di Bandara Supadio Pontianak. Petugas pengamanan tampak melakukan pengawalan ketat terhadap seluruh rombongan menuju hotel dan lokasi kegiatan.
Selain para atlet dan ofisial, lima wasit internasional juga telah tiba untuk memimpin jalannya pertandingan.
Mereka berasal dari berbagai negara, yakni Mr. Phong Nguyen dari Australia, Mr. Wenshen Luo dari China, Mr. Ismail Ibrahim Alblooshi dari Uni Emirat Arab, Mr. Sze Lai Chung dari Hong Kong, dan Mr. Jae Hyo Choi dari Korea Selatan.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Polda Kalbar telah menyiapkan pengamanan secara maksimal mulai dari kedatangan tamu di bandara, pengawalan menuju hotel, hingga pengamanan lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh delegasi dan peserta merasa aman dan nyaman selama berada di Pontianak,” kata Bambang.
Ia menambahkan, event internasional tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga momentum penting untuk memperkenalkan Pontianak di mata dunia internasional.
Menurutnya, kehadiran delegasi dan atlet dari berbagai negara diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, pariwisata, hingga promosi daerah.
Hotel-hotel di Pontianak mulai dipenuhi tamu internasional, sementara sejumlah pelaku usaha lokal berharap event ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Ajang kejuaraan bola volly Asia ini juga menjadi pembuktian kesiapan Pontianak sebagai tuan rumah event internasional, baik dari sisi infrastruktur, keamanan, maupun pelayanan kepada tamu mancanegara.