Desa Ansang Landak Deklarasi Selamatkan Generasi dari Narkoba
Spektroom – Upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika gencar dilakukan di Kabupaten Landak.
Seperti yang dilakukan Yayasan Agape In Christo, dalam kegiatannya menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Aula Persekolahan Agape In Christo, Desa Ansang, Kecamatan Menyuke, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri pendiri Yayasan Agape In Christo Pdt. DR. Yamin A., M.Th., D.Min, pengelola sekolah Pdt. Heni Kristiani, M.Pd.K., M.Min, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, kepala sekolah, kepala puskesmas, serta ratusan siswa dan orang tua dari Kecamatan Menyuke, Meranti, dan Banyuke Hulu.
Hadir sebagai narasumber, Yunit Asari, S.Sos., M.P. dari BNN Kalbar dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Angeline Fremalco, SH., MH. Keduanya membedah ancaman nyata narkoba sekaligus strategi pencegahan yang bisa dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga sekolah.
Pendiri Yayasan Agape In Christo, Pdt. Yamin, menegaskan bahwa isu narkotika bukan lagi persoalan jauh di luar sana, melainkan ancaman yang sudah berada di sekitar masyarakat.
Dirinya menyebut sosialisasi ini bukan kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen serius menyelamatkan masa depan anak-anak di wilayah pedalaman Kalbar.
“Sosialisasi ini tidak digelar secara kebetulan. Kehadiran bapak, ibu, dan anak-anak sekolah hari ini menunjukkan bahwa kita memiliki satu visi dan misi yang sama: menyelamatkan generasi muda,” tegasnya.
Yamin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah. Pencegahan, menurutnya, harus dimulai dari rumah, diperkuat di sekolah, dan dijaga bersama di lingkungan sosial.
Sementara, Angeline Fremalco mengapresiasi langkah proaktif yayasan yang dinilainya sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan daerah.
Abgeline menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika adalah persoalan global yang dampaknya telah merambah hingga ke daerah-daerah.
“Perang yang kita hadapi saat ini adalah perang melawan narkoba. Ancaman ini sudah ada di depan mata,” ujarnya.
Sebagai legislator, Angeline menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan dan pembinaan anak.
Orang tua, kata dia, harus menjadi teladan sekaligus pengawas utama dalam kehidupan sehari-hari anak-anak mereka.
Sosialisasi ini menjadi alarm keras bahwa pencegahan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kolektif.
Dari Desa Ansang, pesan itu ditegaskan: melindungi generasi muda hari ini berarti menyelamatkan masa depan Kalimantan Barat esok hari.(**)