Desa Wisata Rowosari Menyapa Dunia Tawarkan Surga Wisata Baru

Desa Wisata Rowosari Menyapa Dunia Tawarkan Surga Wisata Baru
Foto Humas UNEJ

Spektroom - Desa Rowosari di Kecamatan Sumberjambe, Jember, perlahan mencuri perhatian publik. Terletak di kaki Gunung Raung dengan panorama sawah, sungai, dan Air Terjun Tujuh Bidadari yang menawan, desa ini kini menjelma menjadi destinasi wisata baru berkat kolaborasi antara masyarakat lokal dan Universitas Jember.

Di balik rimbunnya hutan pinus dan sejuknya udara lereng Gunung Raung, sebuah desa kecil bernama Rowosari kini tengah menapaki babak baru. Dahulu hanya dikenal sebagai desa pertanian dengan hamparan sawah dan perkebunan, Rowosari kini perlahan muncul sebagai destinasi wisata alam yang siap menyaingi kawasan wisata populer lain di Jawa Timur.

Foto Humas UNEJ digital

Sejak 2021, kelompok sadar wisata Pokdarwis Raung bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mulai serius mengelola potensi alam yang ada. Dukungan semakin kuat ketika tahun 2025 Universitas Jember melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan Ketua, Dr. Ati Kusmiati, SP., MP., beserta anggotanya Diah Puspaningrum SP, MP., Rebecha Prananta S.Si., M.Si., dan Meidiana Purnamasari, S.P., M.P., M.BA., turun tangan memberi pelatihan, pendampingan, hingga infrastruktur penunjang wisata.

Ati Kusmiati, Ketua Tim PKM UNEJ membuat pelatihan penerapan Sapta Pesona, desain ulang paket wisata berbasis potensi lokal, hingga pelatihan keselamatan river tubing di sungai sekitar air terjun. Pokdarwis juga dibekali keterampilan mengelola media sosial untuk promosi digital. Pelatihan ini sangat membantu memperkuat magnet wisata di Desa Rowosari.

Foto Humas UNEJ

“Salah satu magnet utama Rowosari adalah Air Terjun Tujuh Bidadari. Air terjun ini dikelilingi hutan pinus yang sejuk dan jalur trekking menantang, sehingga cocok bagi wisatawan yang gemar petualangan,"ungkapnya.

Sementara itu, Ahmad Supardi, Ketua Pokdarwis Raung Rowosari juga mengatakan, tak hanya wisata alam, Rowosari juga menawarkan konsep agrowisata. Wisatawan bisa langsung melihat proses budidaya kopi, durian, dan alpukat, sekaligus mencicipi produk unggulan yang ditanam warga setempat. (Budi S)

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Fastifal Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Fastifal Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin
Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Hari Primata Indonesia, Yayorin–Unas Gaungkan Edukasi Konservasi Lewat Conservation Talk

Spektroom - Dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia, Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) bersinergi dengan Lutung Forum Studi Primata Universitas Nasional (Unas) menggelar kegiatan bertajuk Conservation Talk. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, memadukan pertemuan daring melalui Zoom Meeting dan luring di Kampung Konservasi Yayorin, Pangkalan Bun, Sabtu sore (31/1/2026)

Polin, Julianto
Gubernur Sulsel, Jembatan Sungai Balangpangi Penggerak Ekonomi Sinjai - Bulukumba

Gubernur Sulsel, Jembatan Sungai Balangpangi Penggerak Ekonomi Sinjai - Bulukumba

Spektroom - Peresmian jembatan penghubung yang telah lama dinanti oleh masyarakat Kabupaten Sinjai-Bulukumba ini menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas dan memperkuat infrastruktur wilayah. Hal ini juga menjadi upaya mendukung kelancaran mobilitas warga dan distribusi barang pada ruas jalan Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Jalan Batas Kabupaten Bulukumba

Yahya Patta