Dewan Pers Ingatkan Media Hati-hati Gunakan Teknologi AI

Dewan Pers Ingatkan Media Hati-hati Gunakan Teknologi AI
Anggota Dewan Pers Rosalita Niken Widiastuti memberi arahan pada pengelola Spektroom.co.id. Senin (16/3/2026). Foto: Spektroom/Bian Pamungkas

Jakarta–Spektroom: Anggota Dewan Pers, Rosalita Niken Widiastuti, mengingatkan perusahaan media agar berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan jurnalistik.

Menurut Rosalita, penggunaan teknologi AI memiliki potensi besar untuk membantu proses kerja media. Namun di sisi lain, teknologi tersebut juga sangat rentan disalahgunakan, seperti untuk menyebarkan berita bohong (hoaks), menjatuhkan individu atau kelompok tertentu, bahkan menyerang pemerintahan.

“AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses jurnalistik, tetapi tidak boleh menggantikan peran manusia,” ujar Rosalita Niken Widiastuti saat melakukan verifikasi faktual terhadap Spektroom.co.id di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, Dewan Pers telah mengatur penggunaan kecerdasan buatan dalam karya jurnalistik melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 1/PERATURAN-DP/I/2025 tanggal 22 Januari 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Karya Jurnalistik.

Dalam peraturan tersebut, perusahaan pers diwajibkan mencantumkan label pada konten yang dihasilkan dengan bantuan AI. Selain itu, media massa juga harus memastikan akurasi informasi serta tetap menghormati privasi dan etika jurnalistik melalui proses kontrol serta cek dan ricek.

“Tujuan peraturan tersebut adalah memastikan penggunaan AI dalam produk jurnalistik tetap etis, akurat, dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak melanggar Kode Etik Jurnalistik,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum Spektroom.co.id, Anhar Akhmad, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku dalam praktik jurnalistik, termasuk pedoman penggunaan AI.

“Kami berkomitmen melaksanakan aturan yang berlaku,” ujar Anhar.

Spektroom.co.id menjalani proses verifikasi faktual oleh Dewan Pers setelah sebelumnya dinyatakan lolos dalam tahap verifikasi administrasi.

Verifikasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan perusahaan pers memenuhi standar profesional dan ketentuan yang ditetapkan Dewan Pers.

Berita terkait

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP
Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Solo - Spektroom : Merefleksi hari Pendidikan Nasional 2 Mei, bidang pendidikan meski dinilai arahnya mulai tertata dengan perangkat dan regulasi yang semakin pasti, tetapi masih dihadapkan pada catatan kritis dalam pengelolaan manajemen mutu. Diminta tanggapan kondisi pendidikan di Indonesia merefleksi hari pendidikan Pengamat pendidikan dari Universitas Muhamadiyah Surakarta UMS Prof.

Murni Handayani