Di Balik Jeruji, Warga Binaan LPKA Palangka Raya Temukan Pengharapan Lewat Pembinaan Rohani

Di Balik Jeruji, Warga Binaan LPKA Palangka Raya Temukan Pengharapan Lewat Pembinaan Rohani
Kegiatan pembinaan rohani secara program rutin bertujuan membangun karakter, iman serta menumbuhkan semangat barubaru. ( Foto: Tim Gara Kristen)

Palangka Raya-Spektroom : Suasana hangat dan penuh kekhusyukan terasa di LPKA/Rutan Kelas IIA Palangka Raya saat para warga binaan mengikuti ibadah dan bimbingan rohani yang digelar Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Kamis (2/7/2026).

Di balik jeruji dan masa pembinaan yang dijalani, kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan batin sekaligus pengingat bahwa harapan untuk berubah selalu terbuka bagi siapa saja.

Empat Penyuluh Agama Kristen hadir mendampingi kegiatan itu, yakni Esra, Novi Pratenti, Aniruspa, Yensi, dan Danny. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata komitmen Kementerian Agama Kota Palangka Raya dalam memastikan pelayanan keagamaan tetap menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.

Kegiatan pembinaan rohani ini merupakan program rutin yang bertujuan membangun karakter, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat baru bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Esra yang mewakili para penyuluh menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.

“Kami datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menguatkan. Melalui ibadah dan bimbingan rohani ini, kami ingin menumbuhkan pengharapan. Kami ingin warga binaan percaya bahwa masa depan masih terbuka, selama ada iman dan kemauan untuk berubah,” ujarnya.

Rangkaian ibadah berlangsung khidmat dan diikuti warga binaan dengan antusias. Sejumlah warga binaan juga mengaku bersyukur karena masih mendapatkan perhatian dan pendampingan secara rohani selama berada di dalam lembaga pemasyarakatan.

Pihak LPKA/Rutan Kelas IIA Palangka Raya turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut mereka, pembinaan spiritual memberikan dampak positif terhadap ketenangan batin, kedisiplinan, serta perilaku warga binaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Palangka Raya kembali menegaskan bahwa pelayanan keagamaan bukan hanya hadir di ruang-ruang ibadah, tetapi juga menyentuh mereka yang sedang berjuang memperbaiki hidup di balik jeruji. (Polinesia-Yehezkiel)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс