Di Balik Seragam Cokelat Ada Tangan yang Berbagi
Pontianak - Spektroom : Deretan pakaian yang tergantung rapi di halaman Polsek Pontianak Barat, Kamis (20/08/2026), mungkin terlihat sederhana. Tidak ada panggung megah, tidak ada seremoni berlebihan.
Namun bagi sebagian warga yang datang sejak pagi, tumpukan pakaian dan barang layak pakai itu memiliki arti yang jauh lebih besar: kepedulian Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, puluhan Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Barat memilih memperingati Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 dengan cara yang membumi.
Mereka turun langsung membagikan pakaian dan berbagai kebutuhan layak pakai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Satu per satu warga mendatangi lokasi kegiatan. Ada ibu rumah tangga yang mencari pakaian untuk anaknya, ada pula lansia yang dengan senyum sumringah menerima bantuan. Suasana berlangsung hangat dan akrab. Tidak terlihat sekat antara aparat dan masyarakat. Yang tampak hanyalah perjumpaan manusia dengan manusia lainnya.
Ibu Syarifah salah seorang pengunjung yg singgah di lokasi kegiatan menuturkan saya kira ada jualan apa kok ramai ramai. Saya mampir ternyata ada polwan bagi bagi kayak pakaian. Ia berkata Saya juga kebagian dan bersyukur dapat pakaian bagus bagus untuk anak saya tuturnya bahagia.
AKBP Nova Tarihoran, S.T., S.I.K., M.I.K., selaku Pakor Polwan Polda Kalbar, turut hadir bersama jajaran Polwan dalam kegiatan tersebut. Seluruh barang yang dibagikan merupakan hasil pengumpulan dari personel Polwan Polda Kalbar yang secara sukarela menyisihkan pakaian dan barang-barang yang masih layak digunakan.
Menurut Nova, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial peringatan hari jadi Polwan. Lebih dari itu, menjadi ruang bagi para Polwan untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat.
Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan antara Polwan dan masyarakat. Bagi masyarakat yang hadir, bantuan tersebut mungkin tidak mengubah hidup mereka secara drastis. Namun perhatian dan kehangatan yang menyertainya menghadirkan pesan masih ada banyak pihak yang peduli terhadap sesama.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menilai kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu cara membangun kedekatan yang lebih nyata antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Polwan tidak hanya terlihat saat menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga ketika hadir membantu dan mendengarkan kebutuhan warga.
Di usia ke-78 tahun, Polwan Indonesia terus menunjukkan pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Kadang, ia hadir dalam bentuk yang sederhana: sehelai pakaian yang masih layak dipakai, senyum tulus saat menyerahkan bantuan, dan waktu yang disisihkan untuk berbagi.