Trending

Dilema MBG : Kebutuhan Anak vs Realita di Lapangan

Dilema MBG : Kebutuhan Anak vs Realita di Lapangan
Kedatangan MBG di SDN 01 bersamaan dengan siswa masuk gerbang sekolah (Foto Spektroom )

Jakarta - Spektroom : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak disalurkan pada hari Sabtu dan hari libur sekolah. MBG hanya diberikan selama lima hari sekolah, yaitu Senin sampai Jumat. Makanan akan dibagikan kembali di sekolah oleh petugas sekolah.

MBG menunjukkan dinamika yang kompleks, di mana antusiasme siswa berpadu dengan kritik serius terkait kualitas dan variasi menu.

Meskipun ada kritik, MBG direspons positif oleh sejumlah siswa di Jakarta, di mana sebagian anak bahkan menahan diri dari jajan atau membawa pulang makanan untuk keluarga.

"Ada MBG kadang bisa bawa pulang seperti Roti, telur dan buah untuk adik di rumah". kata Putra kepada Spektroom, Senin (11/5/2926)

Siswa kelas 5 SDN 01 Duren Sawit, Jakarta Timur mengaku tinggal bersama nenek sejak usia 5 tahun karena ayahnya meniggal. Sedangkan Ibu nya nikah lagi.

Bocah yatim ini berjuang hidup membantu nenek yang berjualan nasi ulam dan gorengan. Kondisi ini seringkali memaksa mereka hidup serba kekurangan, makan seadanya. Baginya, istirahat sekolah adalah momen paling berat karena jarang punya uang jajan.

"Dulu, saya sering menangis di pojok kelas kalau teman-teman jajan. Takut membebani nenek yang merawat saya". ujar Putra, matanya berkaca-kaca namun senyum mulai merekah di bibirnya.

Saat membuka kotak makan berisi nasi, ayam teriyaki, sayur, dan buah pisang, air mata yang dulu kerap jatuh karena sedih, kini berubah menjadi tetesan haru bahagia.

Program MBG, yang digulirkan pemerintah untuk membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, ternyata memiliki arti lebih dari sekadar pemenuhan gizi bagi siswa seperti Putra. Bagi anak-anak yatim, ini adalah ruang bernapas yang memberikan harapan baru.

"Makan siang di sekolah jadi lebih seru dengan MBG buat lanjut belajar. Terima kasih Pak Prabowo atas makanannya" ucapnya

Di sekolah, Putra tidak lagi sendirian. Ia makan bersama teman-temannya. Baginya suapan makan MBG itu tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga mengikis air mata ketakutan akan masa depan.

MBG kini menjadi saksi bahwa kebahagiaan itu sederhana sepiring makanan sehat yang datang tepat waktu.

Bagi anak , MBG bukan sekadar makanan, melainkan bantuan mengurangi beban ekonomi keluarga mereka, terutama dalam menyediakan makanan bergizi sehari-hari yang sebelumnya jarang didapatkan.

MBG lahir dari janji kampanye yang menjanjikan keadilan gizi bagi segenap anak bangsa dan memastikan tidak ada anak Indonesia yang belajar dalam kondisi lapar. Namun, perdebatan atau penilaian "salah" lebih sering muncul terkait pelaksanaan, kualitas, dan transparansi program tersebut.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengawasan yang ketat terhadap kualitas gizi dan kebersihan dapur penyelenggara

Berita terkait

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas
Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto