Dinas Pertanian dan Pangan Rembang Optimalkan Drone Untuk MT-1

Dinas Pertanian dan Pangan Rembang Optimalkan Drone Untuk MT-1
Pemerintah Kabupaten Rembang mengoptimalkan tujuh unit drone pertanian untuk mendukung Musim Tanam Pertama (MT-1) 2026. (Foto: Sigit)

Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mengoptimalkan tujuh unit drone pertanian untuk mendukung Musim Tanam Pertama (MT-1) 2026.

Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk penyemprotan pestisida, pemupukan, hingga perawatan tanaman padi agar lebih cepat dan efisien.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan penggunaan drone menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor pertanian di daerahnya.

“Drone ini salah satu alat baru. Untuk pemupukan bisa, untuk pestisida bisa, untuk perawatan tanaman juga bisa,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).

Menurutnya, tujuh unit drone tersebut akan melayani wilayah barat, tengah, dan timur Rembang. Dengan jangkauan yang lebih luas, proses penyemprotan diharapkan lebih merata dan tidak memakan waktu lama.

“Kita sudah punya tujuh unit. Nanti segera dioptimalkan untuk melayani area wilayah barat, timur, maupun tengah,” tambahnya.

Agus menilai penggunaan drone jauh lebih efisien dibanding metode manual. Selain menghemat tenaga dan waktu, sebaran cairan pestisida maupun pupuk dinilai lebih merata karena adanya dorongan angin dari baling-baling drone.

“Kalau manual tentu lebih lama. Dengan drone lebih cepat. Hama yang ada di bawah tanaman juga bisa terjangkau,” jelasnya.

Teknologi tersebut juga diklaim aman karena ketinggian terbang dan volume semprotan dapat disesuaikan dengan umur serta kondisi tanaman, sehingga tidak merusak batang maupun akar.

Manajemen Unit Jasa Pelayanan (UPJA) Alsintan Kabupaten Rembang, Suheriyanto Andri Wahyudi, menuturkan drone pertanian mulai digunakan sejak 2025. Operator drone diwajibkan mengikuti pelatihan khusus sebelum diterjunkan ke lapangan.

Tarif layanan penyemprotan menggunakan drone dipatok Rp200 ribu per hektare, dengan tambahan biaya bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi. Drone dan perlengkapannya diangkut menggunakan kendaraan roda tiga.

Dari tujuh unit yang dimiliki, empat di antaranya merupakan drone merek Ferto bantuan program Petani Milenial. Drone tersebut memiliki kapasitas tangki 17 liter untuk cairan pestisida dan mampu membawa pupuk hingga 10 kilogram.

“Permintaan cukup tinggi, terutama petani yang mengelola lahan lebih dari satu hektare. Penyemprotan drone sangat membantu, khususnya saat fase padi bunting tua,” terangnya.

Saat ini, mayoritas tanaman padi MT-1 di Rembang mulai memasuki fase keluar malai. Penyemprotan difokuskan pada pemberian nutrisi seperti MKP dan KCL cair, serta fungisida dan pestisida untuk mengendalikan hama belalang dan ulat.(Mt)

Berita terkait

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkot Ambon Ajak Warga Jadikan Semangat Hijriah sebagai Energi Perubahan

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkot Ambon Ajak Warga Jadikan Semangat Hijriah sebagai Energi Perubahan

Ambon–Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon yang di wakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Muhamad Abdul

Eva Moenandar, Rafles
1 Muharram  Merupakan Harapan Baru Ketika Sebuah Masjid Diproyeksikan Menjadi Pusat Kehidupan Warga

1 Muharram Merupakan Harapan Baru Ketika Sebuah Masjid Diproyeksikan Menjadi Pusat Kehidupan Warga

Depok – Spekstroom:Suasana libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di kawasan Perumahan Orchid Green Park, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Selasa (16/6/2026), terasa berbeda. Di tengah semangat menyambut tahun baru Islam, warga berkumpul menyak sikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Munaroh Abdullahar, sebuah rumah ibadah

Wismo Basuki, Nurana Diah Dhayanti
Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi

Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi

Ambon–Spektroom: Polda Maluku terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan berbasis merit. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pemeriksaan Psikologi (Rikpsi) Tahap II dalam rangka penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang dipantau langsung oleh Ketua Panitia Daerah Penerimaan Polri Polda Maluku,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru