Dinas Pertanian Kota Ambon Dorong Petani Meningkatkan Hasil Produksi. Alvian Ajak Petani Latuhalat Manfaatkan Lahan Kosong

Dinas Pertanian Kota Ambon  Dorong Petani Meningkatkan Hasil Produksi. Alvian Ajak Petani Latuhalat Manfaatkan Lahan Kosong
PPL Binaan Desa Latuhalat Alvian tinjau Kebun petani. (Foto: Yan.L/Spektroom)

Ambon-Spektroom: Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Dinas Pertanian Kota Ambon, intens dampingi petani dalam kegiatan bercocok tanam. 5 Kelompok Tani (Poktan) binaannya yang ada di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon tidak luput dari pendampingannya, dalam rangka meningkatkan hasil produksi petani.

PPL Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Alvian Tuasuun S.P saat meninjau lahan pertanian Potan Bunda Wilhelmina di Dusun Passa Rata Latuhalat, Jumat (7/8/2026) mengatakan, pendampingan tersebut guna mendorong peningkatan hasil produksi petani. berbagai terobosan dilakukan, selain memotivasi petani dalam bercocok tanam, cara mengolah lahan, cara menanam, sistim pemupukan dan pemberantasan hama dilakukan, hingga pemasaran hasil produksi petani, tutur Alvian.

Sementara sistim pertanian Potan Bunda Wilhelmina yang dikelola pada lahan tidur disekitarnya juga pekarangan rumah dipergunakan untuk menanam berbagai sayuran dalam sistim poliback, disikapi jebolan Fakultas Pertanian Unpatty Ambon ini, patut diberi apresiasi karna Poktan tersebut secara proaktif memanfaatkan lingkungan sekitarnya sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga.

Langkah tersebut lanjut Alvian Tuasuun diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk tidak mengabaikan lahan sekitarnya , namun sebaliknya dikelola untuk memberi nilai tambah bagi peningkatan ekonomi keluarga, sekaligus ikut mendorong ketahanan pangan lokal.

Ia mengajak masyarakat desa Latuhalat giat memanfaatkan lahan kosong bahkan pekarangan rumah sekalipun untuk bercocok tanam. Sangat kasihan tandas Alvian, lahan kosong disekitar kita diabaikan, padahal jika dikelola secara baik, justru memberi nilai ekonomis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Lokasi Kebun Poktan Bunda Wilhelmina di Latuhalat. (Foto : Yan.L /Spektroom)


Poktan Bunda Wilhelmina berada di Kampung Passa, Desa Latuhalat Ambon itu , selain menanam berbagai jenis tanaman holtikultura dan tanaman pangan lainnya, tanaman cabe rawit dan Saledri menjadi komuditi unggulan Poktan yang diketuai seorang perempuan ibu Wilhelmina Kailola.

Sementara hasil produksi Poktan Bunda Wilhelmina telah menembusi pasar modern pada sejumlah swalayan di Kota Ambon maupun pasar lokal. (Yan.L)

Berita terkait

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Pontianak-Spektroom : Di tengah ambisi besar pemerintah membangun industri hilirisasi mineral, Kalimantan Barat sempat menghadapi ironi. Komoditas alumina yang menjadi simbol keberhasilan pengolahan bauksit dalam negeri justru tertahan akibat persoalan regulasi yang berlarut-larut. Kini, hambatan itu mulai terurai. Pelepasan ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat (07/

Apolonius Welly, Julianto