Trending

Dinsos P3A Jember Perkuat Tim LRT Sebagai Garda Terdepan Pelayanan Sosial Untuk Warga Miskin dan Rentan

Dinsos P3A Jember Perkuat Tim LRT Sebagai Garda Terdepan Pelayanan Sosial Untuk Warga Miskin dan Rentan
Camat Rambipuji Jember Jawa Timur Roni Herman Baza dan Nara sumber dari Dinsos Siti Halimatus Sa'diyah ( Foto Diskominfo Jember)

Jember - Spektroom: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pemkab Jember melakukan pembinaan dan evaluasi Tim Layanan Rujukan Terpadu (LRT) guna memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan di wilayah Kecamatan Rambipuji. Kegiatan digelar di Pendopo Kecamatan Rambipuji, pada Kamis (11/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan jajaran Tim LRT serta narasumber dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember guna meningkatkan kualitas pelayanan sosial yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, yang mengumpulkan sebanyak delapan anggota Tim LRT Kecamatan Rambipuji untuk mengikuti pembinaan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.

Suasana pendopo kecamatan tampak penuh semangat dan antusiasme para peserta yang mengikuti setiap materi dengan serius, mengingat peran Tim LRT sangat strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan sosial.

Dalam arahannya, Roni Herman Baza menegaskan bahwa Tim LRT merupakan ujung tombak pelayanan sosial pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Tim LRT adalah garda terdepan Dinas Sosial di tingkat kecamatan. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga. Karena itu, anggota tim harus memiliki kepedulian, ketelitian, serta kemampuan komunikasi yang baik agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” ungkap Roni Herman Baza.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Jember, Siti Halimatus Sa’diyah, memaparkan mengenai fungsi dan peran strategis Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dalam mendukung program kesejahteraan sosial pemerintah.

Dalam paparannya, Siti menjelaskan bahwa fungsi utama SLRT adalah mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan serta menjembatani mereka dengan berbagai program perlindungan sosial yang tersedia.

Kehadiran SLRT menjadi solusi pelayanan satu pintu agar masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh akses layanan dengan lebih mudah, cepat, dan tepat.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP