Ketua DPR RI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Bulgaria

Ketua DPR RI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Bulgaria
Ketua DPR Puan Maharani Dampingi PM Bulgaria (Foto Parlementaria DPR)

Jakarta - Spektroom: Hubungan bilateral Indonesia dengan Bulgaria tahun ini memasuki usia 70 tahun. Keakraban dua negara ini terlihat saat Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut kedatangan Wakil Perdana Menteri Bulgaria Alexander Paulev, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurut Puan hubungan diplomatik yang telah dimulai sejak 20 September 1956, terus meningkat menjadi kerja sama di berbagai bidang setelah presiden pertama Republik Indonesia Soekarno berkunjung ke negara di semenanjung timur Balkan ini tahun 1961.

“Perkembangan ekonomi dan perdagangan Indonesia dan Bulgaria dari tahun ke tahun telah memperlihatkan potensi yang menjanjikan. Hal ini menjadi catatan bagi kami untuk mendorong Pemerintah RI untuk terus meningkatkan volume dan diversifikasi perdagangan kedua negara,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato sambutannya seperti dikutip pada laman Parlementaria DPR, Senin (14/9/2026)

Puan menegaskan Indonesia memandang Bulgaria sebagai mitra penting di kawasan Balkan dan Eropa.

Menurutnya, kemitraan kedua negara dibangun di atas kesamaan nilai demokrasi, multilateralisme, penghormatan terhadap hukum internasional, serta komitmen terhadap tatanan dunia berbasis aturan.

“Di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian global, nilai-nilai ini menjadi pegangan untuk kita saling menghargai dan mengedepankan kerja sama,” tekan politisi yang juga cucu Presiden Soekarno ini.

Sebagai representasi rakyat Indonesia, DPR RI, lanjut Puan, berkomitmen memperkuat hubungan kedua negara melalui diplomasi parlemen. DPR RI dan Majelis Nasional Bulgaria selama ini menjalin kerja sama yang baik dalam berbagai forum multilateral, termasuk Inter-Parliamentary Union (IPU) dan OECD Global Parliamentary Network.

Puan juga menyoroti peluang penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Ia menilai Bulgaria memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk produk Indonesia ke kawasan Balkan dan Eropa, sekaligus berpotensi menjadi mitra investasi bagi Indonesia.

“Perkembangan ekonomi dan perdagangan Indonesia dan Bulgaria dari tahun ke tahun telah memperlihatkan potensi yang menjanjikan. Hal ini menjadi catatan bagi kami untuk mendorong Pemerintah RI untuk terus meningkatkan volume dan diversifikasi perdagangan kedua negara,” paparnya.

Dalam konteks kerja sama Indonesia dengan Uni Eropa, Puan berharap Bulgaria dapat menjadi mitra penting dalam memaksimalkan implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-EU CEPA).

“DPR RI berkomitmen memberikan dukungan parlemen melalui penguatan regulasi dan diplomasi parlemen untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara,” sambungnya.

Kenang Bulgarian Rose

Puan juga mengenang kunjungan Presiden Soekarno ke Bulgaria yang membawa pulang bunga mawar khas Bulgaria. Kepada tamunya Alexander Paulev yang juga menjabat Menteri Ekonomi, Investasi dan Industri Republik Bulgaria dikatakannya hingga kini Bulgarian Rose masih dibudidayakan di Indonesia sebagai bahan baku parfum dan minyak atsiri.

“Beliau membawa pulang Bulgarian Rose yang sampai sekarang masih dibudidayakan di Indonesia sebagai bahan baku pembuatan parfum dan minyak atsiri,” jelas Puan yang tampil cantik mengenakan batik merah marun.

Selain kerja sama ekonomi, Puan menekankan pentingnya memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan, pertukaran budaya, pariwisata, dan ketenagakerjaan. Ia secara khusus mengapresiasi Bulgaria yang telah memperkenalkan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah di University of Sofia.

“Saya mengapresiasi upaya untuk memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Indonesia di University of Sofia. Saya juga mengapresiasi pendirian Indonesian Permanent Heritage Collection di Galeri Nasional Bulgaria sejak 2019,” ungkap Puan.

Menutup pertemuan, Puan berharap hubungan Indonesia dan Bulgaria akan semakin erat seiring peringatan 70 tahun hubungan bilateral kedua negara. “Seindah dan seharum Bulgarian Rose yang dibawa oleh Bung Karno dari Bulgaria, seindah itu juga persahabatan yang terjalin antara Indonesia dan Bulgaria. Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia ke Indonesia,” pungkas Puan. (my)

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto