Disdukcapil Palangka Raya Gelar Pelatihan Aplikasi Si-Doi, Mantapkan Layanan Adminduk
Palangka Raya-Spektroom : Pelayanan administrasi kependudukan yang lambat dan berbelit tak lagi ditemui. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya memperkuat barisan operator di kecamatan dan kelurahan menyelenggarakan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Dukcapil Oloh Itah (Si-Doi), kunci percepatan layanan berbasis digital.
Si-Doi jadi tulang punggung layanan online Disdukcapil. Lewat sistem ini, warga bisa mengurus KTP, Kartu Keluarga, KIA, hingga akta kelahiran dan kematian tanpa harus antre di kantor. Tinggal ajukan dari rumah, petugas wilayah bantu verifikasi.
Pelatihan difokuskan pada penyamaan standar kerja dan peningkatan kemampuan teknis operator sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Targetnya jelas: proses lebih cepat, data lebih akurat, keluhan berkurang.
Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, Sabirin Muhtar, menegaskan kesiapan SDM jadi faktor penentu suksesnya layanan digital.
“Semua operator harus paham betul alur dan fitur Si-Doi. Kalau hulunya rapi, hilirnya pasti lancar. Pelayanan ke warga tidak boleh tersendat,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Sabirin menambahkan, sistem daring ini memangkas waktu dan mengurangi potensi kesalahan saat verifikasi berkas. Petugas cukup memastikan kelengkapan dan keabsahan data, sementara masyarakat menikmati kemudahan akses dari mana saja.
Disdukcapil juga memanfaatkan pelatihan ini untuk membedah kendala di lapangan dari gangguan teknis hingga alur layanan yang belum efisien. Evaluasi dilakukan langsung, bukan nunggu komplain menumpuk. Dalam hal integritas, Sabirin bicara lugas.
“Layanan adminduk itu gratis. Tidak ada ruang untuk pungutan liar. Kalau ada yang coba-coba, kami tindak,” tegasnya.
Arah kebijakan untuk: pelayanan publik harus cepat, mudah, dan bersih. Dengan Si-Doi dan operator yang makin siap, Disdukcapil Palangka Raya menargetkan warga tak lagi menjadi repot urusan dokumen, karena cukup dengan klik, proses berjalan, dan hasilnya jelas. Pelayanan bukan janji, tapi harus terasa manfaatnya bagi warga. (Polin-Gusti/ndik)