Diskusi Strategi Perubahan Ekonomi Lokal Digelar di Karang Intan

Diskusi Strategi Perubahan Ekonomi Lokal Digelar di Karang Intan
Kegiatan diskusi ekonomi (foto Panpel)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjar–Spektroom : Diskusi pengembangan strategi ekonomi berlangsung di Balai Pertemuan Desa Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Dalam Siaran Persnya yang diterima Jum'at (15/5/2026) Raipandi menginformasikan, kegiatan sukses digelar
Rabu (13/5/2026) pukul 12.00–16.30 WITA ini mempertemukan Pelaku Usaha Muda, Tokoh masyarakat, dan narasumber Ali, membahas tantangan mengubah kebiasaan pasar yang sudah berlangsung turun-temurun.

Sebagai peserta, Raipandi menyampaikan, perubahan perilaku konsumen tidak bisa terjadi secara instan tanpa adanya sistem dan konsistensi dalam menjalankan usaha.

“Di beberapa usaha kecil yang sudah lama berjalan, cara kerja dan pola pelayanan biasanya tetap sama selama bertahun-tahun. Kalau ada yang coba pakai sistem baru, seperti pencatatan keuangan dan pelayanan yang konsisten, awalnya sering dianggap aneh dan kurang laku. Tapi lama-lama ada beberapa pelanggan yang mulai pindah karena merasa lebih nyaman,” ujar Raipandi.

Menurutnya, persoalan muncul ketika perubahan kecil itu tidak bertahan lama. “Begitu ada yang jual lebih murah atau suasana pasar pagi sepi, pelanggan gampang balik lagi ke pola lama,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Raipandi mengajukan pertanyaan inti kepada Ali. Ia ingin mengetahui bagaimana membangun sistem, logika ekonomi, dan konsistensi yang saling mengunci, sehingga perubahan perilaku pasar tidak mudah dibalikkan oleh kondisi luar.

“Bagaimana caranya memastikan perubahan itu benar-benar berasal dari proses internal usaha itu sendiri, bukan karena faktor luar yang kebetulan menguntungkan? Dan bagaimana membuatnya tetap kuat meski kondisi pasar berubah?” tanya Raipandi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi terbuka dengan metode pemaparan materi singkat, studi kasus lapangan, dan dialog interaktif. Panitia menyediakan waktu bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman dan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber.

Acara ditutup pukul 16.30 WITA dengan harapan peserta dapat membawa pulang kerangka berpikir praktis untuk diterapkan di usaha masing-masing.*****

Berita terkait

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Sawahlunto–Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala hingga rumah tinggal. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati 100 tahun kelahiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Momen tersebut menjadi penghormatan atas kontribusi Ali Sadikin yang dinilai berhasil meletakkan fondasi pembangunan Jakarta melalui penguatan sektor seni, budaya, dan

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс