Pramono Apresiasi Color of Jakarta 2026, Dorong Warga Abadikan Transformasi Ibu Kota
Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri malam apresiasi pemenang Competition Color of Jakarta 2026 yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Ajang fotografi dan videografi yang diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta tersebut dinilai menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendokumentasikan perkembangan Jakarta menuju kota global.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah karya yang masuk dalam kompetisi. Tercatat sebanyak 5.646 karya foto dari 894 peserta serta 172 karya video dari 149 peserta mengikuti perlombaan tahun ini.
Dalam sambutannya, Pramono mengatakan kompetisi semacam ini perlu terus dikembangkan karena mampu menghadirkan sudut pandang masyarakat terhadap wajah Jakarta yang terus berubah. Menurutnya, fotografi dan videografi tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga menjadi dokumentasi penting perjalanan pembangunan ibu kota.
"Rekaman visual tersebut akan menjadi bukti transformasi Jakarta yang tengah dipersiapkan menjadi kota global sekaligus pusat perekonomian nasional. Kalau kemudian perjalanannya terdokumentasi dengan baik, ini menunjukkan bahwa memang Jakarta dipersiapkan secara sungguh-sungguh menjadi kota global," katanya.
Pramono, menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memberikan ruang bagi para fotografer, videografer, maupun masyarakat umum untuk berkarya. Ia berharap semakin banyak momen pembangunan dan kehidupan masyarakat yang dapat diabadikan melalui lensa kamera.
"Berbagai kebijakan dan pembangunan yang tengah dilakukan Pemprov DKI Jakarta, menjadi objek yang menarik untuk didokumentasikan. Mulai dari pembongkaran tiang monorel di kawasan Rasuna Said, pembangunan jembatan penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol, pembangunan rumah sakit internasional di lahan RS Sumber Waras, hingga rencana pembangunan pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas yang akan mengintegrasikan enam moda transportasi," jelasnya.
Ia, menilai dokumentasi visual tersebut nantinya dapat menjadi catatan sejarah sekaligus memperlihatkan perubahan Jakarta kepada masyarakat dunia. Menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun, Pramono berharap ibu kota semakin berwarna, inklusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
"Sebagai bagian dari perayaan menuju lima abad Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya kebijakan menggratiskan layanan transportasi umum serta akses ke sejumlah tempat wisata selama lima hari bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Pramono mengungkapkan penyelenggaraan Color of Jakarta pada tahun depan akan diperluas dengan melibatkan para pelajar tingkat SMA. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda di bidang fotografi dan videografi sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam mendokumentasikan perkembangan kota.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, Color of Jakarta bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan ibu kota.
"Pembangunan Jakarta menuju lima abad ini harus menjadi perhatian, concern, dan isu seluruh masyarakat Jakarta," katanya.
Melalui kompetisi ini, katanya, Pemprov DKI Jakarta berharap semakin banyak karya visual yang mampu merekam dinamika, keberagaman, dan kemajuan Jakarta sebagai kota global yang terus berkembang.