Trending

Disparekraf Manokwari Perkuat Keamanan & Kenyamanan Wisatawan, Menyusul Insiden Wisman Belanda

Disparekraf Manokwari Perkuat Keamanan & Kenyamanan Wisatawan, Menyusul Insiden Wisman Belanda
Peserta rapat koordinasi perkuat keamanan dan kenyamanan wisatawan di Manokwari. (foto:Tony Teniwut)

Manokwari-Spektroom : Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Disparekraf) Kabupaten Manokwari menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan wisatawan, menyusul penganiayaan terhadap seorang wisatawan asal Belanda di kawasan Amban oleh sejumlah oknum mahasiswa beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan persnya di Manokwari, Jumat, 30 Otober 2026, Kepala Disparekraf Manokwari Imanuel H. Pangaribuan mengatakan, peristiwa itu ramai dibicarakan di media sosial dan menarik perhatian Kementerian Pariwisata, sehingga pihaknya telah menyampaikan klarifikasi kepada kementerian Parawisata.

“Kejadian yang kurang nyaman dialami oleh warga negara asing di Kabupaten Manokwari ini cepat menyebar lewat media sosial dan menjadi viral,” katanya.

Imanuel mengapresiasi pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan pihak universitas yang mendampingi korban, mulai dari perawatan di rumah sakit hingga proses hukum di kepolisian dan saat ini korban dilaporkan telah kembali ke Jayapura dalam keadaan selamat.

Menurutnya, rapat dimaksud difokuskan kepada pelaku usaha wisata, seperti agen perjalanan dan HPI, untuk merumuskan langkah mitigasi. Peserta mengidentifikasi celah keamanan dan menyusun rencana aksi perlindungan wisatawan.

Demikian pula, Polisi yang hadir menjelaskan prosedur pelaporan, standar respons awal, dan penanganan gangguan keamanan di objek wisata. Insiden itu bersifat situasional karena pelaku berada dalam pengaruh minuman keras, namun secara keseluruhan, kondisi keamanan di Manokwari tetap kondusif.

“Pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras, tapi secara normal Kabupaten Manokwari pada dasarnya masih aman dan nyaman untuk dikunjungi,” jelas Imanuel mengutip keterangan pihak kepolisian.

Sebagai tindak lanjut, Disparekraf bersama kepolisian, asosiasi pelaku perjalanan, HPI, dan organisasi perangkat daerah terkait akan memetakan objek wisata di Manokwari yang rawan gangguan keamanan.

“Hasil pertemuan itu, kita menyusun langkah-langkah penanganan orang asing serta pengamanan di objek wisata, termasuk melakukan pemetaan objek wisata yang rawan. Tujuannya agar kita dapat menyatakan kepada dunia luar bahwa Manokwari tetap aman untuk berwisata,” tambah Kepala Disparekraf Manokwari.

Berita terkait

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas
Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto