Dispendik Bekerjasama Dengan IGTKI Gelar Lomba Tari Kunang-Kunang TK se Kabupaten Jember
Jember-Spektroom : Suasana Aula Lobi 1 Dinas Pendidikan Kabupaten Jember tampak semarak dan penuh warna pada Rabu (24/6/2026). Ratusan anak Taman Kanak-Kanak dari berbagai penjuru hadir mengikuti Lomba Tari Kunang-Kunang TK Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jember bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Kunang-Kunang, Inspirasi Kreativitas Anak” tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono. Acara ini menjadi ajang unjuk bakat seni sekaligus wadah pengembangan karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri anak usia dini melalui seni tari.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan seni bagi anak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan seni bagi anak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Anak-anak usia dini belajar melalui pengalaman yang menyenangkan. Seni tari menjadi salah satu sarana yang sangat efektif untuk melatih keberanian, kreativitas, kerja sama, disiplin, serta kemampuan berekspresi,” ungkap Arief Tjahyono.
Arief menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh dipandang semata-mata sebagai ajang kompetisi untuk mencari siapa yang terbaik. Ia mengajak seluruh peserta, guru, dan orang tua untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Ini bukan perlombaan dalam arti mencari siapa yang paling hebat. Bagi anak-anak TK, kegiatan ini adalah bermain sambil menari di atas pentas. Yang terpenting adalah keberanian mereka tampil, kegembiraan mereka bergerak bersama teman-temannya, dan pengalaman berharga yang mereka dapatkan hari ini,” tegas Arief Tjahyono.
Dalam kesempatan tersebut, Arief Tjahyono juga mengajak para guru untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan.
“Anak-anak yang hari ini tampil di atas panggung adalah generasi yang kelak akan melanjutkan pembangunan bangsa. Tugas kita adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan belajar yang bahagia, aman, dan mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru TK yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mendampingi proses belajar anak.
Menurutnya, keberhasilan anak tampil percaya diri di atas panggung tidak lepas dari peran guru yang sabar membimbing dan melatih mereka. (budi s)