Trending

DKPPP Jember Siaga! Rapid Test AI Gratis untuk Lindungi Peternak Unggas

DKPPP Jember Siaga! Rapid Test AI Gratis untuk Lindungi Peternak Unggas
DKPPP meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit unggas, khususnya Avian Influenza (AI) (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan Dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit unggas, khususnya Avian Influenza (AI) yang bersifat zoonosis, melalui layanan Rapid Test AI yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Layanan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan penanganan cepat terhadap kasus kematian ayam mendadak di wilayah Kabupaten Jember. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember, drh. Sugiyarto, S.KH., M.Si, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan penyakit ini. Jum'at (27/03/2026) “Kami mengajak masyarakat, khususnya para peternak, untuk tidak ragu melaporkan jika ada kejadian ayam mati mendadak. Layanan rapid test AI ini kami berikan secara gratis dan cepat, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan ternak unggas sekaligus menjaga ketahanan pangan,” jelasnya. “Hasil pemeriksaan lapangan akan segera dilaporkan secara berjenjang untuk menentukan langkah tindak lanjut yang tepat, termasuk koordinasi dengan laboratorium kesehatan hewan,” tambahnya. Melalui standar pelayanan yang telah ditetapkan, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan kasus ayam mati mendadak, baik secara lisan maupun tertulis kepada petugas dinas atau melalui jaringan Puskeswan setempat.

Setelah laporan diterima, petugas akan segera berkoordinasi dan turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lapangan. Proses pemeriksaan melibatkan tenaga medis atau paramedis veteriner yang akan melakukan wawancara dengan peternak, mencatat kronologi kejadian, serta melakukan rapid test pada unggas yang diduga terjangkit.

Jika ditemukan indikasi positif, petugas akan melakukan langkah penanganan seperti pemusnahan bangkai, desinfeksi kandang, serta pembatasan lalu lintas ternak unggas guna mencegah penyebaran virus. Dengan waktu pelayanan yang relatif singkat, yakni 1 hari, diharapkan penanganan kasus dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. DKPPP Jember berharap layanan ini mampu menekan resiko penyebaran Avian Influenza sekaligus memberikan rasa aman bagi para peternak unggas di wilayah Jember. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia untuk mempercepat respons petugas di lapangan. “Upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan hewan dan stabilitas sektor peternakan di daerah,” pungkasnya. (budi s)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru