DLH Papua Barat Daya Edukasi Siswa & Guru, Olah Sampah Organik

DLH Papua Barat Daya Edukasi Siswa & Guru, Olah Sampah Organik
Sosialisasi pengolahan sampah organik oleh.DLH Papua Barat Daya( foto: humas pemprov PBD).

Sorong-Spektroom : Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Papua Barat Daya memberikan edukasi kepada 100 siswa dan guru di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong tentang tata cara pengolahan sampah organik menggunakan maggot atau larva lalat black Soldier Fly (jenis lalat hitam yang biasanya terdapat pada sampah organik).

Edukasi bagi siswa dan guru sekolah pada Jumat, 5 Juni 2026 tersebut, sebagai rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup sedunia 2026, disepanjang bulan Juni 2026 dengan Tema ,"Saatnya Bekerja Untuk Iklim."

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, mengatakan,pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu memiliki pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

"Kami mulai mengedukasi anak-anak sekolah. Nanti kami akan roadshow dari sekolah ke sekolah, termasuk ke perguruan tinggi, untuk berbicara tentang lingkungan dan perubahan iklim,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah organik memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas metana yang menjadi salah satu penyebab pemanasan global. Oleh karena itu, pendidikan kepada pelajar diharapkan dapat membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak usia muda.

"Pesan yang ingin kami sampaikan pada forum edukasi ini adalah bagaimana menjaga lingkungan yang harus dimulai dari sekarang. Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi perubahan iklim,” kata Julian.

Selain kegiatan edukasi bagi siswa dan guru, dihari yang sama (Jumat,05 Juni 2026), DLH Papua Barat Daya melakukan aksi penanaman 400 pohon pucuk merah, ketapang kencana, mahoni serta jenis pohon tanjung, di kawasan Aimas Sorong.

“Hari ini kami ada dua kegiatan, yaitu edukasi kepada kepada siswa dan guru dan juga ada penanam 400 pohon bersama staf dimana dua rangkaian kegiatan ini berkaitan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia,"tutup Julian.

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс