Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha
Banyumas – Spektroom
Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, PT Mandiri Taspen, serta pelaku UMKM dan pasar tani.
Sebanyak 60 paket sembako gratis dibagikan kepada warga, sementara PT Indomarco Prismatama menyerahkan bantuan 10 unit tenda untuk mendukung aktivitas UMKM.
Selain itu, Bank Indonesia Purwokerto memberikan bantuan berupa tenda, kursi, dan perlengkapan penunjang kegiatan UMKM. Selain itu diberikan bantuan modal usaha sebesar Rp.3 juta rupiah kepada beberapa pelaku UMKM.
"Kegiatan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Kranji dan Sokanegara, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan pelaku UMKM," ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya pasar murah tersebut. Menurutnya, sinergi pemerintah, dunia usaha, dan perbankan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Sadewo mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Purwokerto pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,79 persen secara tahunan. Angka tersebut menunjukkan kondisi inflasi masih terkendali, namun seluruh pihak tetap harus menjaga kestabilan harga dan pasokan kebutuhan pokok.
"Kita tidak boleh lengah. Stabilitas harga harus terus dijaga agar masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan pokok," katanya.
Pada kesempatan itu disediakan 100 paket sembako murah dengan nilai normal Rp84 ribu, namun dapat diperoleh dengan Rp10 ribu melalui sistem kupon, Bupati Sadewo, secara spontan membayar harga Rp.10 ribu rupiah/paket sehingga seluruhnya gratis.
Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan UMKM, termasuk melalui bantuan sarana usaha. Ia menyebut dukungan tenda akan membantu pelaku UMKM meningkatkan aktivitas perdagangan.
Pimpinan PT Indomarco Prismatama Yogyakarta melalui Branch Manager Yogyakarta menyampaikan bahwa bantuan 10 unit tenda merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Banyumas.
"Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat para pelaku UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Warga menyambut positif kegiatan tersebut. Darti warga Kelurahan Kranji, mengaku senang menerima paket sembako gratis dan berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan.
"Sering-seringlah membantu rakyat kecil," katanya.
Hal senada disampaikan Warso, warga Kelurahan Sokanegara. Ia bersyukur masih mendapat bantuan sembako yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga di tengah kondisi ekonomi saat ini.