Doa Bersama Warnai Malam Menjelang Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak

Doa Bersama Warnai Malam Menjelang Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak
Walikota Pontianak Edi Kamtono dan Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin Alkadrie secara khidmat berdo'a.Foto : Diskominfo Kota Pontianak.

Spektroom – Malam menjelang peringatan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak terasa begitu khidmat.

Rabu (22/10/2025) malam, ratusan warga memadati Masjid Jami’ Pontianak untuk mengikuti pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema dari dalam masjid yang menjadi salah satu peninggalan bersejarah di kota ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, hadir bersama jajaran pemerintah kota, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Kesultanan Pontianak.

Walikota Edi menyampaikan kegiatan doa bersama ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Pontianak yang sarat sejarah dan perjuangan.

“Doa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa syukur kita atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada Kota Pontianak,” ujarnya.

Edi menambahkan, usia ke-254 tahun menjadi momen refleksi bagi seluruh warga kota.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat semangat gotong royong, dan membangun Pontianak agar semakin maju dan berdaya saing.

“Pontianak sudah melalui perjalanan panjang dengan berbagai dinamika. Mari kita rawat warisan leluhur, perkuat persaudaraan, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sultan Pontianak, Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie, menyampaikan pesan agar masyarakat tidak melupakan jasa para pendiri Kota Pontianak, terutama Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

“Setiap tahun, peringatan Hari Jadi Pontianak menjadi waktu bagi kita untuk mengenang pendiri kota ini.Semoga Pontianak selalu aman, tenteram, dan damai,” tutur Sultan.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Pontianak yang terus berupaya memajukan daerah melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Kesultanan, dan masyarakat menjadi kunci agar Pontianak terus berkembang.

“Pemerintah sudah berupaya keras membangun kota ini.Namun tanpa dukungan masyarakat, tentu tidak mudah.Karena itu, mari kita bersama-sama mendukung setiap program yang membawa kebaikan untuk Pontianak,” pesannya.

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс